BP Batam Ajak Mahasiswa UMRAH Kolaborasi Kembangkan Industri Maritim di Batam

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Selasa, 22 Juli 2025 | 21:01 WIB
BP Batam Ajak Mahasiswa UMRAH Kolaborasi Kembangkan Industri Maritim di Batam
BP Batam Ajak Mahasiswa UMRAH Kolaborasi Kembangkan Industri Maritim di Batam

 

KLIKREAD.COM, Batam - Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad menjadi narasumber dalam kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), pada Senin, 21 Juli 2025.

Dihadapan para mahasiswa UMRAH, Sudirman Saad mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad memaparkan potensi maritim wilayah Batam kaitannya dengan program prioritas Pelabuhan Logistik Internasional Batu Ampar, guna memaksimalkan potensi strategis dari jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

Sudirman mengajak mahasiswa UMRAH untuk berkolaborasi dalam mengembangkan industri maritim yang sangat potensial.

Baca Juga: Harga Pasaran Mobil Bekas Grand Livina Sekarang Cuma Segini

Sebab, hal ini tidak terlepas dari letak geografis Provinsi Kepulauan Riau, yang terdiri dari 96 persen lautan dan 4 persen daratan.

"BP Batam saat ini sudah bergerak ke pengembangan industri maritim dan ingin Kota Batam menjadi katalisator dalam transformasi industri maritim," ujarnya.

Ia melanjutkan, setiap tahunnya terdapat 82.000 kapal dan 60 juta PP kargo yang lalu lalang di Selat Malaka.

Baca Juga: Segini Harga Honda Mobilio Bekas Hanya Kisaran Rp140 Jutaan Lebih

Oleh sebab itu, BP Batam ingin menangkap peluang ini, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Salah satu upaya yang telah berjalan adalah transformasi Pelabuhan di Kota Batam. Transformasi yang dilakukan ini, telah mencatatkan kinerja positif pada tahun 2024 lalu.

Dengan upaya tersebut, terdapat peningkatan arus peti kemas sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 624.061 TEUs pada tahun 2023 menjadi 673.343 TEUs pada 2024.

Baca Juga: Masyarakat Sambut Antusias Peluncuran 80.081 Koperasi Merah Putih, Harapkan Harga Lebih Murah

Terdiri dari 180 ribu TEUs peti kemas domestik dan 493 ribu TEUs ekspor-impor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X