Ia menjelaskan bahwa secara geografis, Batam berada pada posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga.
Namun, kondisi ini sekaligus menjadikan Batam menjadi salah satu wilayah yang paling rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan transnasional.
“Batam merupakan daerah yang sangat rentan terhadap kejahatan lintas negara.
Mulai dari peredaran narkoba, perdagangan manusia, hingga aktivitas ilegal seperti ilegal logging dan illegal fishing,” ungkapnya.
Baca Juga: Diskominfo Imbau Warga Waspadai Penipuan, Abaikan Permintaan Data Pribadi Melalui Telepon
Lebih lanjut, Amsakar berharap melalui rapat koordinasi ini dapat dirumuskan langkah-langkah strategi dan taktik untuk menekan peredaran narkoba dan kasus TPPO di Batam.
Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dan komitmen bersama demi menjaga keamanan serta masa depan generasi bangsa.***
Artikel Terkait
Petani Cabai di Bintan Gagal Panen, Berikut Penyebabnya
Lapas Batam Gelar Tes Urine Mendadak, 30 Sampel Pegawai dan Warga Binaan Negatif Narkoba
Panen Sayuran Hidroponik Tahap III, Polres Bintan Dukung Penuh Program Asta Cita
BP Batam Dukung Pelepasan Proyek Empire Wind ke Amerika Serikat, Bukti Kekuatan Industri Batam di Kancah Global
BP Batam dan Bank Mandiri Perkuat Kemitraan, Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan Perbankan
Pemko Tanjungpinang Sediakan 4 Stel Seragam Sekolah Gratis bagi Siswa SD dan SMP
Kelurahan Bukit Cermin Wakili Kepri di Ajang Lomba Kelurahan Regional 2025
Diskominfo Imbau Warga Waspadai Penipuan, Abaikan Permintaan Data Pribadi Melalui Telepon
Satpol PP Tanjungpinang Segera Tertibkan Gangguan Fasilitas Umum
Wali Kota Batam Terima Kunjungan Kerja KSP, Fokus Pemberantasan Narkoba dan TPPO