Pemanfaatan Potensi SDA Riau Harus Berdampak pada Tingkat Kesejahteraan Masyarakat

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Senin, 30 Juni 2025 | 17:14 WIB
Narasumber foto bersama usai Seminar Nasional dan Kongres IKA UNRI ke VI. (Ist)
Narasumber foto bersama usai Seminar Nasional dan Kongres IKA UNRI ke VI. (Ist)

Sementara itu, Komjen Pol (Purn) Prof. Dr. Gatot Eko Pramono, selaku Ketua Persatuan Masyarakat Riau Jakarta, menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor termasuk melibatkan para pihak termasuk lembaga adat melayu dalam pengelolaan SDA.

Ia menekankan aspek keamanan dan regulasi sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang ada di Provinsi Riau.

Baca Juga: Walikota Batam Tumbangkan Ketua Percasi di AjangTurnamen Catur Divisi Utama dan Non Master

Dari sisi pelaku usaha, Dr. David, SE, MM, Komisaris Utama PT Sumalindo Lestari Jaya, menyoroti peluang besar dari sektor industri pengolahan hasil pertanian dan kehutanan.

Ia menyampaikan bahwa investasi pada produk turunan kelapa seperti minyak VCO, arang aktif, dan produk kosmetik berbasis kelapa, kelapa sawit.

Termasuk dari sisi kehutanan ada carbon trading yang bisa meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Riau.

Baca Juga: Forum Humas Pelindo Multi Terminal 2025, Branch Tanjungpinang Diganjar Penghargaan Terbaik

Diskusi ini dimoderatori oleh Setri Yasra SE, MM, Pimpinan Redaksi Tempo, yang mengarahkan jalannya dialog menjadi diskusi yang informatif dan konstruktif.

Setri juga menyoroti peran media dalam mengawal isu-isu strategis daerah.

Terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan.

Baca Juga: Amsakar Apresiasi PKNTT adakan Kegiatan Donor Darah dan Sosialisasi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Diskusi ini diharapkan muncul langkah nyata dari berbagai pihak untuk mendorong pemanfaatan SDA Riau secara optimal, berkelanjutan, dan inklusif,

Hal ini demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Wan Muhammad Hasyim Se, AK Selaku ketua Umum IKA UNRI menyampaikan bahwa melalui diskusi ini akan ditindaklanjuti pertemuan secara khusus dengan Menteri Pertanian dan Menteri Kehutanan.

Baca Juga: Sambut Harlah ke 10 Tahun, Komunitas BARAK 1605 Kota Batam akan Gelar Sunatan Massal Gratis 55 Anak

Guna mensinergikan program kementerian melalui instrumen riset aksi partisipatif dan program-program pertanian dan kehutanan yang berkelanjutan di Riau dengan melibatkan Alumni-Alumni Universitas Riau.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X