'Ini penting dalam konteks PKKPR, agar ke depan tidak ada lagi masalah tumpang tindih lahan.
Terutama yang berdampak pada lingkungan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama bukanlah membatasi investasi melalui aturan yang normatif dan berbelit.
Baca Juga: Diduga Terlilit Hutang, Pria 23 Tahun Nekat Gantung Diri di Area Waduk Kijang
Tetapi menciptakan tata kelola yang transparan, efektif, dan pro pembangunan.
“Saya ingin kita melakukan perbaikan dalam tata kelola pemerintahan, baik di Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam.
Hal ini agar target pertumbuhan RPJMN yang mencapai 8 persen per tahun bisa tercapai,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Kurir Sabu Bawa Sabu 1,2 Kilogram di Janjikan Uang 70 Juta Rupiah dari Penghuni Lapas di Jakarta
SMPN 17 Batam Borong Juara FLS3N, Persiapkan Diri Seleksi ke Tingkat Kota Batam
Tingkatkan Literasi di Kalangan Siswa, Setiap Guru di SMPN 17 Batam Mewajibkan Perpustakaan Sekolah Dijadikan Referensi Mapel
Tindak Cepat! Polresta Barelang Amankan Komplotan Curas Modus COD
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Karo Ops Polda Kepri Tinjau Layanan 110 Polresta Barelang
BNN Musnahkan 2 Ton Sabu di Batam
Diduga Terlilit Hutang, Pria 23 Tahun Nekat Gantung Diri di Area Waduk Kijang
Kirimkan 100 Kafilah, Sekda Batam Berharap Pertahankan Gelar Juara Umum STQH Provinsi Kepri
Pemko Batam Kembali Bongkar 30 Tiang Reklame Tak Berizin dan Tak Bayar Pajak
Walikota Batam Nyatakan Siap Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Upaya Pemberantasan Narkoba