Dalam 53 hari kerja ini, wali kota justru telah melaksanakan program 100 hari kerja non fisik meliputi sektor komunikasi dan informasi, sektor pendidikan, dan tata kelola pemerintahan,” ungkap Teguh.
Penyediaan nomor layanan pengaduan masyarakat, memfasilitasi media sosial sebagai saluran komunikasi dua arah, penyebaran informasi lebih masif, dan promosi program kegiatan pemerintah kota.
Di sektor pendidikan, program wajib mengaji sudah berjalan, LKS digital dalam proses perampungan, literasi digital, dan kegiatan non fisik lainnya.
Baca Juga: Gilbert: Kita Akan Bongkar Semua, Jika Saya Dirugikan
“Sektor tata kelola pemerintahan, paling banyak disentuh. Membangun sistem pengaduan publik online, pelatihan bagi ASN, meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi publik, sampai peningkatan disiplin kerja ASN.
Dan semua kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa dukungan anggaran.
Tidak mudah menjadi wali kota dalam kondisi defisit saat ini. Namun the show must go on,” beber Teguh lagi.***
Artikel Terkait
Polsek Sekupang Gencar Himbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Polresta Barelang Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila dan Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi
Gilbert: Kita Akan Bongkar Semua, Jika Saya Dirugikan
Amsakar Tegaskan, Pancasila Jiwa Bangsa Indonesia dalam Mewujudkan Merdeka Bersatu Berdaulat Adil dan Makmur
Wujudkan Kota Tertib Menarik Secara Visual, Walikota Batam Segel Reklame Tak Berizin dan Belum Bayar Pajak
Agar Anak Mencintai Ilmu dan Terbuka Berbagai Wawasan, Walikota Batam Tekankan Pentingnya Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini
Asmara Terlarang, Berawal dari MiChat dan Berakhir di Jeruji Besi
Walikota Batam Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kota Batam Tahun 2025 Kisaran 7,5 Persen
Lakukan Efesiensi Anggaran, Pemko Tanjungpinang Lakukan Perbaikan PJU dan Gunakan Solar Cell
Lis Tegaskan Pancasila Tak Sekedar dasar Negara, Namun Semangat Persatuan Menjadi Kekuatan Bangsa Indonesia