Pemko Tanjungpinang Tidak Alergi Kritik, Justru Dijadikan Bahan Peningkatan Layanan Publik

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 2 Juni 2025 | 17:52 WIB
Teguh Susanto, Kadiskominfo Kota Tanjungpinang (Dok Diskominfo Tanjungpinang)
Teguh Susanto, Kadiskominfo Kota Tanjungpinang (Dok Diskominfo Tanjungpinang)

Baca Juga: Amsakar Tegaskan, Pancasila Jiwa Bangsa Indonesia dalam Mewujudkan Merdeka Bersatu Berdaulat Adil dan Makmur

Dalam 53 hari kerja ini, wali kota justru telah melaksanakan program 100 hari kerja non fisik meliputi sektor komunikasi dan informasi, sektor pendidikan, dan tata kelola pemerintahan,” ungkap Teguh.

Penyediaan nomor layanan pengaduan masyarakat, memfasilitasi media sosial sebagai saluran komunikasi dua arah, penyebaran informasi lebih masif, dan promosi program kegiatan pemerintah kota.

Di sektor pendidikan, program wajib mengaji sudah berjalan, LKS digital dalam proses perampungan, literasi digital, dan kegiatan non fisik lainnya.

Baca Juga: Gilbert: Kita Akan Bongkar Semua, Jika Saya Dirugikan

“Sektor tata kelola pemerintahan, paling banyak disentuh. Membangun sistem pengaduan publik online, pelatihan bagi ASN, meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi publik, sampai peningkatan disiplin kerja ASN.

Dan semua kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa dukungan anggaran.

Tidak mudah menjadi wali kota dalam kondisi defisit saat ini. Namun the show must go on,” beber Teguh lagi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X