Melalui rapat lintas sektor ini, masing-masing leading sektor dapat bertanggungjawab terhadap tatanan yang menjadi tanggungjawabnya.
Hingga dapat memenuhi skor minimal pada setiap indikator,” pesannya kepada seluruh anggota rapat.
Ia memaparkan bahwa pada intrumen penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2025 terdapat 9 tatanan dengan 136 indikator.
Terdiri dari kehidupan masyarakat yang sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, perkantoran.
Dan juga Perindustrian, pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial dan penanggulangan bencana.
“Dari hasil penilaian sementara yang dilakukan pada bulan April lalu, capaian nilainya masih rendah dengan presentase 53,86 persen.
Kepada Tim Forum Kota Sehat, Saya berharap agar tim dapat bekerja maksimal sehingga cita-cita bersama Penghargaan Swasti Saba dapat ditingkatkan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Gubernur Ansar Kawal Langsung Usulan Jalan Inpres dan Proyek Strategis Kepri
Amsakar Ajak IKA STAI Ibnu Sina Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Wagub Nyanyang Kukuhkan 7 Pokmaswas dan Tegaskan Komitmen Jaga Laut
Wagub Nyanyang Buka Kegiatan Perdana KEMAS di SMA Negeri 1 Tanjungpinang
Amsakar-Li Claudia Matangkan RPJMD 2025-2029, Fokus dan SDM Unggul
Zoom Meeting Rakor Pengendalian Inflasi bersama Mendagri, April Inflasi Kota Batam Terendah se-Sumatera
Bupati Bintan Terima Laporan Akhir KPU dan Bawaslu Terkait Penggunaan Dana Hibah Pilkada Serentak 2024
Realisasikan Program Prioritas, Walikota Batam Serahkan Bantuan 153 Lansia di Belakangpadang
Perkuat Karakter dan Persaudaraan, Walikota Batam Ajak Pelajar Nonton Bareng Film JUMBO
Amsakar Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Kebersamaan dalam Membangun Batam