Klikread.com - Sejak Minggu (4/12) erupsi kembali terjadi pada Gunung Semeru, dua kecamatan terisolasi dan ribuan warga mengungsi.
Lontaran awan panas guguran hari oi bahkan mencapai 13 kilometer akibat erupsi Gunung Semeru.
Kini status pun berubah, erupsi Gunung Semeru naik ke level awas, artinya warga diimbau lebih waspada dan menjauhi lereng gunung.
Baca Juga: Download Sekarang Kumpulan Soal dan Kunci Jawaban Mapel TIK Kelas 7 SMP Untuk PAS Semester 1
Mungkin kamu belum tahu apa itu erupsi, seperti yang terjadi pada Gunung Semeru beberapa hari ini.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut pengertian erupsi dan macam-macamnya!.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), erupsi merupakan letusan gunung api atau semburan sumber minyak dan uap panas. Erupsi adalah peristiwa keluarnya magma dari gunung api menuju permukaan bumi, yang dikeluarkan secara efusif maupun eksplosif.
Erupsi efusif adalah lava keluar secara perlahan dan mengalir tanpa diikuti dengan suatu ledakan. Erupsi eksplosif adalah magma yang keluar dari gunung api dalam bentuk ledakan dan terbentuk endapan piroklastik.
Erupsi terbagi menjadi empat jenis, mulai dari erupsi pusat, erupsi samping, erupsi celah, dan erupsi eksentrik. Masing-masing jenis erupsi memiliki sumber magma yang berbeda.
DIlansir dari rri.co.id, erupsi terbagi berdasarkan kekuatannya, yaitu Erupsi Strombolian, Erupsi Vulkanian, dan Erupsi Hawaiian. Berikut penjelasan tentang macam-macam erupsi.
1. Erupsi Strombolian
Erupsi Strombolian berasal dari gas dan fragmen-fragmen atau serpihan magma. Material yang diletuskan jatuh kembali ke dalam kawah atau di sekitar bibir kawah.
Pada erupsi yang lebih besar, lava mengalir ke lereng di sekitarnya. Gunung api tipe strombolian mempunyai kawah yang berbentuk lingkaran.