Klikread.com - Saat ini Gunung Semeru sedang mengalami erupsi dan melontarkan awan panas guguran hingga tujuh kilometer.
Menarik membincangkan sejarah Gunung Semeru yang baru saja mengalami erupsi dan melontarkan awan panas.
Sejarah Gunung Semeru menjadi informasi yang menarik untuk diulas usai peristiwa erupsi terjadi sehingga ribuan warga mengungsi.
Baca Juga: Walau Lebih Diunggulkan, Pelatih Prancis Didier Deschamps Enggan Remehkan Polandia
Gunung Semeru terletak di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Minggu, 4 Desember 2022.
Gunung Semeru merupakan salah satu gunung berapi aktif yang ada di Indonesia. Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl.
Gunung tersebut memiliki sejarah yang panjang. Melansir dari laman resmi BNPB, Minggu (4/12/2022) erupsi Gunung Semeru sudah terekam sejak tahun 1818.
Catatan letusan Gunung Semeru yang terekam pada tahun 1818-1913 tidak banyak terdokumentasikan.
Kemudian pada tahun 1941-1942 tercatat aktivitas vulkanik berdurasi panjang dari gunung tersebut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan leleran lava terjadi pada rentang waktu 21 September 1941 - Februari 1942.
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru terus terjadi secara beruntun mulai dari tahun 1945 hingga 1960.
Baca Juga: Mengintip Kekuatan Prancis dan Polandia yang Akan Berhadapan di 16 Besar Piala Dunia 2022 Qatar
Setelah tahun tersebut, Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada 1 Desember 1977 dan berlanjut hingga 1989.
Artikel Terkait
Cerita Horor Pasar Gaib di Sekitar Kawah Gunung Merapi, Menjelang Malam Riuh Pasar dan Gamelan Terdengar
Gunung Semeru Kembali Luncurkan Awan Panas, Jangan Ada Aktivitas Apa Pun dalam Radius 5 Kilometer
Muntahkan Awan Panas Hingga Tujuh Kilometer, Warga Diminta Jauhi Lereng Gunung Semeru
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Ribuan Warga Mengungsi
Belum Ada Korban Jiwa, Ini Desa Terdampak Erupsi Gunung Semeru