Mengulik Sejarah Gunung Semeru, Gunung Tertinggi di Pulau Jawa

photo author
Lala Sari Endah, Klik Read
- Senin, 5 Desember 2022 | 06:00 WIB
Gunung Semeru, mengulik sejarah gunung tertinggi di Pulau Jawa. (net)
Gunung Semeru, mengulik sejarah gunung tertinggi di Pulau Jawa. (net)

Klikread.com - Saat ini Gunung Semeru sedang mengalami erupsi dan melontarkan awan panas guguran hingga tujuh kilometer.

Menarik membincangkan sejarah Gunung Semeru yang baru saja mengalami erupsi dan melontarkan awan panas.

Sejarah Gunung Semeru menjadi informasi yang menarik untuk diulas usai peristiwa erupsi terjadi sehingga ribuan warga mengungsi.

Baca Juga: Walau Lebih Diunggulkan, Pelatih Prancis Didier Deschamps Enggan Remehkan Polandia

Gunung Semeru terletak di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Minggu, 4 Desember 2022.

Gunung Semeru merupakan salah satu gunung berapi aktif yang ada di Indonesia. Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl.

Gunung tersebut memiliki sejarah yang panjang. Melansir dari laman resmi BNPB, Minggu (4/12/2022) erupsi Gunung Semeru sudah terekam sejak tahun 1818.

Baca Juga: Yuk Kita Kenal Apa Itu Tes Literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Pada UTBK SNBT 2023 Mendatang

Catatan letusan Gunung Semeru yang terekam pada tahun 1818-1913 tidak banyak terdokumentasikan.

Kemudian pada tahun 1941-1942 tercatat aktivitas vulkanik berdurasi panjang dari gunung tersebut.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan leleran lava terjadi pada rentang waktu 21 September 1941 - Februari 1942.

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru terus terjadi secara beruntun mulai dari tahun 1945 hingga 1960.

Baca Juga: Mengintip Kekuatan Prancis dan Polandia yang Akan Berhadapan di 16 Besar Piala Dunia 2022 Qatar

Setelah tahun tersebut, Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada 1 Desember 1977 dan berlanjut hingga 1989.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lala Sari Endah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X