KLIKREAD - Dalam menghadapi pelaksanaan UTBK SNBT 2023 agar masuk PTN impian, harus ada persiapan, termasuk latihan soal Literasi Bahasa Indonesia.
Agar bisa mengisi soal Literasi Bahasa Indonesia, siapkan diri menyongsong perguruan tinggi negeri (PTN) impian melalui jalur UTK SNBT 2023.
Beragam soal disajikan dalam UTBK SNBT 2023, bisa jadi ada soal Literasi Bahasa Indonesia yakni kemampuan peserta tes menemukan kejanggalan dalam wacana.
Literasi Bahasa Indonesia merupakan soal yang menguji kemampuan calon mahasiswa untuk benar-benar memahami esensi dari suatu bacaan serta dapat menganalisis argumen yang ada di dalamnya.
Jenis soal ini hampir mirip dengan UTBK Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM) serta PPU, dimana terdapat pertanyaan mengenai ide pokok, permasalahan, atau kesimpulan dari teks yang disajikan.
Selain itu, dalam soal Literasi Bahasa Indonesia pembahasan kalimat efektif, penulisan ejaan, tanda baca, dan lain-lain.
Baca Juga: Seputar Piala Dunia 2022 Qatar, Curahan Hati Firmino Saat Tak Masuk di Timnas Brasil
Yuk, simak wacana di bawah ini!
Tambah Dananya, Tambah Korupsinya
Penambahan anggaran Dana Desa ternyata disertai juga dengan peningkatan angka kasus korupsinya. Pada tahun 2015, pemerintah mengalokasikan Rp 20,67 triliun untuk Dana Desa, disusul dengan Rp 46,98 triliun di tahun 2016. Alokasi ini meningkat hingga Rp 60 triliun di tahun 2017 dan 2018. Angka penyerapan Dana Desa di tahun-tahun tersebut menunjukkan kenaikan dari 82,72 persen di tahun 2015 hingga 97,65 persen di 2016 dan 98,54 persen di 2017 hingga 99 persen di 2018. Sayangnya, kasus korupsi Dana Desa di tahun-tahun tersebut juga mengiringi kenaikan-kenaikan tersebut. Ada 17 kasus di tahun 2015, 41 kasus di 2017, 96 kasus di 2017, dan 27 kasus di semester pertama tahun 2018.
Baca Juga: PT Andalan Fluid Sistem Buka Loker Terbaru Besar-besaran, Minimal SMA Cek di Sini!
Kejanggalan apa yang ditemukan oleh Budi?
A. Tidak ada informasi mengenai jabatan pelaku korupsinya dalam pemerintahan desa.