Taman Tasikardi, Tempat Plesiran Sekaligus Irigasi di Kesultanan Banten Sejak Sultan Ageng Tirtayasa

photo author
Khairul, Klik Read
- Selasa, 27 September 2022 | 15:09 WIB
Danau Tasikardi Taman plesiran kaum ningrat Kesultanan Banten yang dibangun oleh Sultan Ageng Tirtayasa, sekarang menjadi tempat wisata di wilayah wisata Banten Lama
Danau Tasikardi Taman plesiran kaum ningrat Kesultanan Banten yang dibangun oleh Sultan Ageng Tirtayasa, sekarang menjadi tempat wisata di wilayah wisata Banten Lama

KLIKREAD - Taman selalu identik dengan keindahan dan kemegahan. Taman seolah menjadi sebuah kebutuhan arsitektural baik untuk perumahan, perkantoran, maupun pusat-pusat keramaian.

Sejatinya taman adalah sebuah simbol relasi antara agama dan duniawi. Dalam tradisi agama langit, taman selalu diidentikkan dengan konsep 'paradise' atau 'surga' karena adanya hubungan sakral manusia dengan alam setelah kematian. 

Baca Juga: Klaster Pinus, Camping Ground Yang Hits di Megamendung Bogor, Hawa Sejuk Ditambah Pemandangan Curug Panjang

Jika kita menengok kebelakang dalam konteks sejarah nusantara, beberapa taman dibangun oleh kerajaan maupun kesultanan.

Tradisi ini juga sama dengan tradisi kerajaan-kerajaan modern Eropa. Seperti Kerajaan Inggris memiliki taman St. James Park atau Kerajaan Prancis dengan taman Palaisnya. Kemegahannya jika kita llihat sesuai dengan konsep imajinasi tentang surgawi.

Baca Juga: CITAMIANG! Rekomendasi Glamping Bogor, Buat Weekend dan Staycation Para Traveller Yang Mencari Udara Dingin

Begitupun dengan tradisi taman yang ada di pulau Jawa. Sejak zaman Kerajaan Hindu-Budha hingga Kesultanan Islam di Nusantara, taman menjadi bagian tak terlepaskan dari kejayaan suatu kerajaan. 

Dilansir dari antimateri.com, taman memiliki makna filosofis tersendiri bagi si empunya atau si pembangun taman itu sendiri. Taman merupakan hasil konstruksi imajinasi tentang paradise atau surga.

Baca Juga: Bahrul Ulum: Target Partai Golkar Provinsi Banten di 2024, Airin Gubernur Banten dan Andika Bupati Serang

Oleh karenanya, konsepsi paradise atau surga selalu penuh dengan sungai dan air mancur, karena memang dibentuk oleh agama yang lahir ditengah bentang alam gersang.

Sedangkan pada kebudayaan Hindu, pembangunan taman selalu dipandu oleh kepercayaan dimana dewa bersemayam–sehingga makna kesakralan taman sudah hadir disana.

Baca Juga: Andika Hazrumy Cup Lomba Voli Memperingati HUT Provinsi Banten dan HUT Kabupaten Serang Tahun 2022

Taman Tasikardi Kesultanan Banten

Pesona taman telah banyak menghiasi kerajaan di Asia, seperti di India, Cina, Persia, Jepang, hingga Nusantara. Taman menjadi tempat berhubungan antara si empunya taman dan dunia makrokosmosnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X