KLIKREAD - Presiden Jokowi membuka kegiatan G20 Religion Forum (R20) secara daring di Nusa Dua Bali hari ini, Rabu (02/11/2022). Seperti diketahui R20 ini adalah bagian dari kegiatan G20 Annual Meeting yang akan diselenggarakan pekan depan di Nusa Dua Bali.
Pembukaan R20 di Nusa Dua Bali dihadiri oleh lebih dari 400 peserta. Peserta terdiri dari 150-an tokoh lintas agama dunia dan 250 partisipan domestik.
Baca Juga: Dalam Rangka Pengamanan KTT G20 Bali, Sebanyak 9.600 Personel Polisi Siap Diterjunkan
Pembukaan R20 ini juga dihadiri oleh para alim ulama dunia termasuk dari tanah air. Tampak hadir Syekh Muhammad Abdul Karim Al-Issa (Arab Saudi), Syekh Ibrahim Alam (Mufti Mesir), Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf.
Presiden Jokowi berpesan sembari mengajak para tokoh agama dunia yang berkumpul di Forum R20 ini dapat bekerja sama membangun perdamaian dunia. Menurutnya, dengan kerja sama itu bisa dilakukan dengan meningkatkan kontribusi agama dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di dunia saat ini.
Baca Juga: KTT G20 Dapat Dukungan PBB, Kapolda dan Gubernur Bali Pantau Kesiapan Venue
Seperti dilansir dari laman rri.co.id, Presiden Jokowi mengatakan dalam sambutannya, "Yang paling penting tokoh agama dari berbagai agama bekerja sama meningkatkan kontribusi agama dalam menyelesaikan permasalahan dunia. Untuk mengurangi rivalitas dan menghentikan perang, demi dunia yang damai, dunia yang bersatu."
Menurut presiden, para tokoh agama dan ulama telah menjadi bagian utama dari perjuangan kemerdekaan Indonesia pada 1945. Peranan tokoh agama dari berbagai agama mengambil peran utama dalam mempersatukan Indonesia.
Baca Juga: Sekjen PBB Beri Dukungan Penuh terhadap Penyelenggaraan KTT G20 di Bali
"Kehadiran Bapak Ibu di Forum R20 ini sangat membanggakan kami. Indonesia ingin belajar dari Bapak Ibu sekalian yang hadir dari berbagai negara. Kami rakyat Indonesia juga siap berbagi pengetahuan dan pengalaman,” lanjut Presiden Jokowi.
Presiden mengatakan, berkat kontribusi tokoh lintas agama yang ada di Indonesia, bangsa Indonesia telah berhasil dalam menangani pandemi Covid-19. Sosialisasi hingga informasi diserukan melalui corong masjid, gereja, pura, vihara, serta klenteng yang menjadi pusat literasi segala bidang.
“Bahkan tokoh agama yang berbeda juga menjadi bagian penting untuk menyukseskan program pembangunan pemerintah Indonesia. Keberhasilan Indonesia saat ini, termasuk dalam penanganan covid 19 juga berkat dari kontribusi para tokoh agama,” ujar presiden kepada peserta Forum R20.
Kepala Negara berharap ratusan peserta Forum R20 nantinya dapat membangun kesepemahaman dan menyepakati langkah-langkah konkret yang bisa lebih memberikan kontribusi terhadap peradaban dan kemanusiaan.
Artikel Terkait
Ibunda Almarhum Brigadir J, Rosti Simanjuntak Meminta Agar HP Anaknya Dikembalikan
Ferdy Sambo dan Putri Sambo Minta Maaf ke Orang Tua Almarhum Brigadir J
Berkas Perkara Penyuap Rektor Unila Dilimpahkan KPK ke Pengadilan Tipikor Tanjungkarang
Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal Atau GgGAPA Meningkat Menjaid 304 Kasus
Dalam Rangka Pengamanan KTT G20 Bali, Sebanyak 9.600 Personel Polisi Siap Diterjunkan