Kapolri Melakukan Safari ke Pesantren Al Anwar Rembang Bertemu Keluarga Almarhum Mbah Moen

photo author
Khairul, Klik Read
- Senin, 31 Oktober 2022 | 09:11 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo  kunjungi Gus Baha dan Pesantren Al Anwar Mbah Moen (Humas Polrestabes Rembang)
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kunjungi Gus Baha dan Pesantren Al Anwar Mbah Moen (Humas Polrestabes Rembang)

KLIKREAD - Akhir-akhir institusi Polri sedang mendapatkan banyak sorotan dari berbagai kalangan dan masyarakat. 

Banyak kasus yang menyeret petinggi kepolisian level bintang dua, seperti Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa Putra. Kasus yang melibatkan para petinggi Polri telah menurunkan kepercayaan publik kepada institusi yang harusnya mengayomi masyarakat.

Baca Juga: Gerhana Bulan Total Akan Terjadi di Indonesia pada 8 November 2022 di Jam Ini

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengambil langkah tegas untuk menangani kasus-kasus diatas, dan berkomitmen untuk terus melakukan reformasi dalam tubuh kepolisian. 

Salah satu langkah yang dilakukan oleh Kapolri adalah dengan melakukan safari langsung ke masyarakat seperti yang dilakukan Kapolri kemarin Minggu (30/10/2022) ke Pondok Pesantren Al Anwar Rembang tempat Almarhum Mbah Moen.

Baca Juga: Enggak Pakai Ribet, Begini Cara Mengetahui Status BPJS Kesehatan via WA, Informasi Seputar WhatsApp!

Kunjungan ini untuk bersinergi dengan para ulama setempat dan masyarakat agar kerjasama Polri, ulama, dan masyarakat terjalin untuk meningkatkan kembali keamanan masyarakat.

Kegiatan safari Kapolri diawali dengan menyambangi kediaman Almarhum KH Maimoen Zubair atau yang lebih dikenal dengan nama Mbah Moen, di Komplek Pondok Pesantren Al Anwar, di Desa Karangmangu, Sarang, Rembang.

Baca Juga: KTT G20 Dapat Dukungan PBB, Kapolda dan Gubernur Bali Pantau Kesiapan Venue

Di Al Anwar, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo diterima dengan hangat oleh empat putra dari Mbah Moen. Mereka adalah KH Muhammad Najih Maimoen (Gus Najih), KH Abdul Ghofur Maimoen (Gus Ghofur), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), dan KH Idror Maimoen (Gus Idror).

Setelah itu, Kapolri langsung menuju Pesantren LP3IA (Lembaga Pembinaan Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Al-Quran) asuhan KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha), di Desa Narukan, Sarang. Gus Baha sendiri adalah murid dari Mbah Moen di Sarang.

Baca Juga: Sekjen PBB Beri Dukungan Penuh terhadap Penyelenggaraan KTT G20 di Bali

Dalam kunjungan kali ini, Kapolri menyebut pentingnya sinergitas antara ulama dan Polri. Sinergi ini salah satunya mampu menangani pandemi virus Covid-19 yang sekarang sudah melandai dan Indonesia bisa segera ke fase endemi.

"Tentunya yang pertama Polri tak bisa dilepas dari ulama. Beberapa pengalaman membuktikan bahwa sinergitas ulama dan umara, berhasil menyelesaikan masalah-masalah, salah satunya penanganan Covid-19," ungkap Kapolri dihadapan para ulama dan santri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X