TGIPF Menyerahkan Hasil Rekomendasi Tragedi Kanjuruhan Malang, PSSI Harus Bertanggung Jawab, Resmi dan Moral

photo author
Khairul, Klik Read
- Jumat, 14 Oktober 2022 | 15:25 WIB
PAPARKAN HASIL: Ketua TGIPF, Mahfud MD memaparkan hasil investigasi Tragedi Kanjuruhan  Malang di Istana Negara Jakarta (14/10/22) (SMBanyumas/istimewa/ tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
PAPARKAN HASIL: Ketua TGIPF, Mahfud MD memaparkan hasil investigasi Tragedi Kanjuruhan Malang di Istana Negara Jakarta (14/10/22) (SMBanyumas/istimewa/ tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

KLIKREAD - TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang menepati janjinya yang akan memberikan hasil kerjanya yang berupa rekomendasi mengenai Tragedi Kanjuruhan Malang dan evaluasi terhadap kegiatan sepakbola Indonesia yang dinaungi oleh PSSI.

Mahfud MD selaku Ketua TGIPF menyerahkan laporannya kepada Presiden Jokowi di Istana Negara hari ini, Jumat (14/10) siang tadi.

Baca Juga: Bola 'Hand of God' Maradona Pada Piala Dunia 1986 Dijual Seharga 3juta Poundsterling Oleh Wasit Ali bin Nasser

Hasil ini akan dijadikan pegangan Presiden Jokowi untuk ditindaklanjuti agar sepakbola Indonesia tidak lagi mengalami hal-hal seperti Tragedi Kanjuruhan Malang atau pengelolaan sepakbola yang jauh dari standar dunia atau FIFA.

Dalam keterangan persnya di lingkungan Istana Kepresidenan, Jumat siang (14/10), Mahfud MD menyampaikan, "Di dalam catatan kami, disampaikan PSSI harus bertanggung jawab, dan sub-sub organisasinya. Bertanggung jawab itu berdasar aturan-aturan resmi dan yang kedua berdasarkan moral."

Baca Juga: Emmanuel Petit, Mbappe itu Annoying Banget, Merasa Lebih Tinggi Dari Klubnya Sendiri

Pada keterangan pers sebelumnya, Rabu (12/10), Mahfud MD juga pernah mengungkapkan bahwa dalam kegiatan pemeriksaan yang dilakukan TGIPF, ada kecenderungan masing-masing pihak seperti PT LIB, PSSI, Panpel, dan pihak televisi pemegang hak siar (Grup Emtek) selalu berlindung dalam aturan formal yang mereka buat masing-masing.

Baca Juga: Lulusan D3 Ada Lowongan Nih, Customer Service dari IBK Bank Indonesia, Lokasi Penempatan Jakarta dan Serpong

Apalagi PSSI yang merupakan federasi sepakbola dibawah FIFA, selalu berlindung dibalik aturan-aturan FIFA, dimana pemerintah tidak bisa mengintervensi langsung dunia sepakbola Indonesia.

TGIPF sendiri menyusun paparan rekomendasi setebal 124 halaman yang berisikan catatanhingga kesimpulan yang disusun setelah memintai keterangan berbagai pihak, seperti, suporter, PT LIB, kepolisian, panpel, termasuk PSSI.

Baca Juga: Kementrian Agama RI Menerbitkan Peraturan Menteri Agama Untuk Pencegahan Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

"Kami menyampaikan laporan yang betul-betul independen. Hasil laporan akan diolah oleh Pak Presiden untuk kebijakan keolahragaan nasional dengan melibatkan stakeholder dan menurut peraturan perundang-undangan," kata Mahfud MD dalam keterangan persnya di Istana Negara tadi siang.

Sementara itu, desakan agar Ketua Umum PSSI, M Iriawan, atau Iwan Bule, mundur terus berdatangan dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Staf Keuangan Dibutuhkan Nih Sama SGU di Alam Sutera Tangerang, Lulusan Sarjana Akuntansi Yuk Merapat!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X