KLIKREAD - TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang menepati janjinya yang akan memberikan hasil kerjanya yang berupa rekomendasi mengenai Tragedi Kanjuruhan Malang dan evaluasi terhadap kegiatan sepakbola Indonesia yang dinaungi oleh PSSI.
Mahfud MD selaku Ketua TGIPF menyerahkan laporannya kepada Presiden Jokowi di Istana Negara hari ini, Jumat (14/10) siang tadi.
Hasil ini akan dijadikan pegangan Presiden Jokowi untuk ditindaklanjuti agar sepakbola Indonesia tidak lagi mengalami hal-hal seperti Tragedi Kanjuruhan Malang atau pengelolaan sepakbola yang jauh dari standar dunia atau FIFA.
Dalam keterangan persnya di lingkungan Istana Kepresidenan, Jumat siang (14/10), Mahfud MD menyampaikan, "Di dalam catatan kami, disampaikan PSSI harus bertanggung jawab, dan sub-sub organisasinya. Bertanggung jawab itu berdasar aturan-aturan resmi dan yang kedua berdasarkan moral."
Baca Juga: Emmanuel Petit, Mbappe itu Annoying Banget, Merasa Lebih Tinggi Dari Klubnya Sendiri
Pada keterangan pers sebelumnya, Rabu (12/10), Mahfud MD juga pernah mengungkapkan bahwa dalam kegiatan pemeriksaan yang dilakukan TGIPF, ada kecenderungan masing-masing pihak seperti PT LIB, PSSI, Panpel, dan pihak televisi pemegang hak siar (Grup Emtek) selalu berlindung dalam aturan formal yang mereka buat masing-masing.
Apalagi PSSI yang merupakan federasi sepakbola dibawah FIFA, selalu berlindung dibalik aturan-aturan FIFA, dimana pemerintah tidak bisa mengintervensi langsung dunia sepakbola Indonesia.
TGIPF sendiri menyusun paparan rekomendasi setebal 124 halaman yang berisikan catatanhingga kesimpulan yang disusun setelah memintai keterangan berbagai pihak, seperti, suporter, PT LIB, kepolisian, panpel, termasuk PSSI.
"Kami menyampaikan laporan yang betul-betul independen. Hasil laporan akan diolah oleh Pak Presiden untuk kebijakan keolahragaan nasional dengan melibatkan stakeholder dan menurut peraturan perundang-undangan," kata Mahfud MD dalam keterangan persnya di Istana Negara tadi siang.
Sementara itu, desakan agar Ketua Umum PSSI, M Iriawan, atau Iwan Bule, mundur terus berdatangan dari berbagai kalangan.
Artikel Terkait
Legenda Timnas Prancis, Thierry Henry, Menyarankan Mbappe Agar Dahulukan Kepentingan Tim Dibandingkan Drama
Emmanuel Petit, Mbappe itu Annoying Banget, Merasa Lebih Tinggi Dari Klubnya Sendiri
Bola 'Hand of God' Maradona Pada Piala Dunia 1986 Dijual Seharga 3juta Poundsterling Oleh Wasit Ali bin Nasser