nasional

Prakiraan Cuaca Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Banyak Wilayah Hujan Lebat dan Rawan Bencana

Selasa, 27 Desember 2022 | 15:50 WIB
Kepala BMKG menyampaikan waspada potensi cuaca ekstrem menjelang Nataru 2023 dan potensi rawan bencana (Tangkap Layar Instagram/@infobmkg)

Kepala BMKG menyebutkan potensi hujan yang terjadi pada Natal dan Tahun Baru 2023 disebabkan oleh beberapa dinamika atmosfir.

Baca Juga: 6 Alasan Memilih New Honda CBR250RR 2023, Motor Sport yang Semakin Keren Saja Cak!

Pertama, meningkatnya aktivitas Monsun Asia yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia bagian barat, tengah dan selatan.

Kedua, meningkatnya intensitas Seruakan Dingin Asia yang dapat meningkatkan kecepatan angin permukaan di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.

Baca Juga: Penggunaan Aplikasi MyPertamina Agar BBM Subsidi Tepat Sasaran

Tak hanya itu, Seruakan Dingin Asia juga meningkatkan potensi awan hujan disekitar Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara.

Ketiga, adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah peraian selatan Indonesia.

Baca Juga: Yuk Kita Latihan Soal PPPK Tahun 2022, Biar Gak Grogi Pas CAT Gaes

Hal itu dapat menyebabkan meningkatnya potensi hujan lebat, meningkatkan kecepatan angin permukaan dan potensi gelombang tinggi.

Keempat, adanya aktivitas gelombang atmosfir, diantaranya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang terbentuk bersamaan dengan gelombang Kelvin dan dan Rossby Ekuatorial.

Baca Juga: MAKIN SERU! Resmi Rilis Skutik Baru Lawan Berat Vespa Matic, Harga Lebih Murah

Aktivitas tersebut menyebabkan tingginya curah hujan di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Adapun bencana alam yang perlu diwaspadai adalah bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi yang besar kemungkinan terjadi.

Baca Juga: Perhatikan Baik baik Nih! Info Penting Buat Kalian Calon Peserta SNBP 2023

Kendati demikian, Dwikonita tetap mengimbau pada masyarakat untuk tidak khawatir dan beraktifitas seperti biasa dengan tetap terus memonitoring informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG jika ingin melakukan aktifitas di luar rumah.*

Halaman:

Tags

Terkini