Sedianya, E dijadwalkan untuk memberikan keterangan terkait temuan drum tersebut dalam kasus gagal ginjal akut pada anak. Pipit juga menambahkan bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah karyawan dari CV Samudera Chemical. Namun, ia tidak menyebut berapa karyawan yang telah diperiksa.
"Semuanya diperiksa, cuma berapanya kami belum monitor karena yang paling penting kan adalah pemiliknya," ungkapnya.
Baca Juga: Menghadapi Piala Dunia 2022 Qatar, Hansi Flick Tegaskan Timnas Jerman Harus Tingkatkan Performa
Bareskrim Polri masih mendalami temuan drum berisi propilen glikol (PG) di kebun pisang kawasan Tapos, Kota Depok, yang diduga dioplos dan tercemar senyawa kimia perusak ginjal etilen glikol (EG)/dietilen glikol (DEG).***