nasional

Komisioner Komnas HAM Mengatakan, Akan Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan Malang

Senin, 3 Oktober 2022 | 09:57 WIB
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan akan melakukan investigasi adanya dugaan pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan Malang 1/10 (Foto/PMJ)

KLIKREAD - Tragedi Kanjuruhan di Malang saat ini sudah menjadi pemberitaan internasional. Beberapa media asing ikut mewartakan kejadian ini dengan segala doa dan harapan terbaik buat keluarga yang ditinggalkan.

Tragedi Kanjuruhan terjadi sesaat setelah usainya pertandingan antara Arema FC vs Surabaya pada lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Kanjuruhan Malang yang dimenangkan oleh Persebaya dengan skor 3-2. 

Baca Juga: Presiden Instruksikan Usut Kasus Kerusuhan Kanjuruhan, Kapolri: Siap 86!

Lalu, ratusan suporter Arema FC masuk ke tengah lapangan dan memburu pemain dan official yang masih ada di lapangan untuk meluapkan kekecewaan mereka. Pihak keamanan, aparat polisi dan TNI melakukan tindakan pengamanan dan halaun kepada suporter yang masuk ke lapangan. 

Dalam upaya itu aparat keamanan melontarkan gas air mata ke suporter yang merangsek ke lapangan. Akhirnya halaun pihak keamanan berujung pada tewasnya 125 orang akibat desak-desakan, terinjak-injak, sesak napas, dan perihnya gas air mata di ruangan pintu keluar stadion yang sempit.

Baca Juga: Rapat Terbatas Akan Digelar Oleh Menkopolhukam Mahfud MD Guna Membahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Atas kejadian tersebut, Komnas HAM akan menginvestigasi dan menyelidiki terkait tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada hari Sabtu (1/10/2022).

Berdasarkan perkembangan dan informasi yang beredar, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, pihaknya direncanakan tiba di Malang hari ini Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Pilu, Seorang Bocah Harus Yatim Piatu Setelah Kedua Orang Tuanya jadi Korban Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

“Tim akan turun ke Malang, Insya Allah besok (hari Senin ini) sudah sampai Malang,” ujar Anam dalam keterangan yang diterima, Minggu (2/10/2022).

Anam mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan sejumlah suporter Arema FC dan mengantongi beberapa bukti untuk investigasi.

Baca Juga: Presiden FIFA Berikan Pernyataan Soal Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan Ratusan Orang

“Kami mendapatkan beberapa keterangan, fakta, termasuk juga berbagai video, voice note, dan ini bekal bagi kami untuk turun ke lapangan besok,” ucapnya

Lebih lanjut, Anam menyebutkan pihaknya tengah mendalami regulasi dari FIFA tentang aturan penggunaan gas air mata dalam pertandingan sepakbola. Serta aturan dari PSSI mengenai pelaksanaan pertandingan. Hal-hal yang kemudian akan disandingkan dengan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.

Halaman:

Tags

Terkini