nasional

'Rupiah Mempunyai Kekuatan Gaib Untuk Rakyat Jelata', Rupiah di Awal Kemerdekaan, Pemersatu Bangsa Indonesia

Kamis, 29 September 2022 | 16:02 WIB
Talkshow Titik Nol Perjuangan Rupiah, Museum Bank Indonesia 28 September 2022 (Museum Bank Indonesia)

KLIKREAD - Pada acara Talkshow yang diadakan oleh Museum Bank Indonesia (MUBI), kemarin Rabu 28/09/2022, terungkap bahwasannya mata uang rupiah atau Oeang Republik Indonesia (ORI) sedari awal adalah salah satu alat pengerat dan pemersatu bangsa Indonesia.

Dalam rangka Pameran Temporer ORI (Oeang Republik Indonesia) yang diselenggarakan sejak tanggal 28 September - 28 Oktober 2022, Museum Bank Indonesia pada hari perdana pameran mengadakan acara talkshow yang menghadirkan beberapa pakar sejarah dan cucu dari pengrafir/pelukis pertama mata uang rupiah kita.

Baca Juga: Daftar Film Rekomendasi Untuk Mengingat Peristiwa G30S PKI, Ada Mel Gibson Loh, Cek Yuk Film Terkait G30S PKI

Pembicara yang present dalam talkshow bertema 'Titik Nol Perjuangan Rupiah" itu adalah: Erwien Kusuma (Alumnus Sejarah UI - Kurator Museum dan Penulis Buku Uang Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya, Kompas 2021), Zulkifli Mahafatma (Numismatis dari Komunitas CORE/Club Oeang Revoloesi), dan Dewi Puspasari (Cucu pelukis ORI pertama Raden Soerono).

Acara talkshow ini dilakukan secara hybrid, dan dilaksanakan di Kafe Museum Bank Indonesia di wilayah Kota Tua Jakarta.

Acara ini disambut positif oleh banyak peserta yang hadir secara luring maupun daring.

Baca Juga: Syam Kamruzaman, Sosok Misterius Yang Berada di Balik Peristiwa G30S PKI, Intel Militer Atau Bukan?

Oeang Republik Indonesia Sebagai Pemersatu Bangsa

Dalam paparan awal yang diberikan oleh Erwien Kusuma, ada satu hal menarik dalam pemaparannya.

Erwien Kusuma memaparkan kronik sejarah mata uang rupiah di periode awal kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945-1947 dari berbagai media cetak.

Baca Juga: Beberapa Adegan dalam Film G30S PKI yang Disebut-sebut Tidak Sesuai Fakta

"Kita memang sudah merdeka pada 17 Agustus 1945. Namun kita belum memiliki mata uang sendiri sebagai bentuk kedaulatan. Mata uang yang masih berlaku adalah uang NICA dan uang Jepang." jelas Erwien Kusuma, yang juga telah banyak mengkuratori berbagai pameran museum dan sejarah.

"Usaha awal pemerintah RI untuk mengeluarkan mata uang sendiri diketahui dari Maklumat Pemerintah yang diterbitkan pada 17 November 1945." tandasnya lagi.

Baca Juga: Sosok Letkol Untung Syamsuri, Komandan Operasi Gerakan 30 September Yang Berasal Dari Resimen Tjakrabirawa

Halaman:

Tags

Terkini