Film ini dibuat dengan tujuan sebagai sekuel dari film Pengkhianatan G30S PKI yang diproduksi tahun 1984. Film ini pada dasar ceritanya adalah operasi penumpasan sisa-sisan pendukung PKI yang melarikan diri ke berbagai wilayah di pulau Jawa.
Baca Juga: Fakta Mencengangkan Tentang D.N Aidit yang Disebut-sebut Dalang Tragedi G30S PKI
Saat itu sisa-sisa pendukung PKI itu kerap melakukan aksi teror, sabotase, dan merampok. Sehingga tidak ada cara lain selain menggunakan operasi militer untuk menghentikan aksi-aksi sisa-sisa PKI. Operasi itu kemudian dinamakan Operasi Trisula.
Baca Juga: Fakta Pedih Tragedi G30S PKI, Berdalih Menyelamatkan Negara Padahal…
3. The Year of Living Dangerously
Film yang dibintangi oleh bintang Hollywood sekelas Mel Gibson dan Sigourney Weaver diproduksi tahun 1982. Plot cerita yang ditampilkan dalam film tersebut adalah Indonesia pada tahun 1965 dan diadaptasi dari novel Christopher Koch dengan judul yang sama.
Judul film ini diambil dari pidato Presiden Soekarno, Vivere Pericoloso, atau hidup di tahun-tahun yang membahayakan. Christopher Koch, seorang novelis, mengambil judul pidato tersebut menjadi judul novelnya.
Baca Juga: Cerita Dibalik Istilah G30S, G30S/PKI, Gestapu, dan Gestok, Ada Yang Mirip Dengan Polisi Khusus NAZI
Film ini sempat dilarang selama masa pemerintahan Orde Baru, barulah pada tahun 1999 film ini banyak di putar di acara-acara kampus.
Film ini bercerita tentang penugasan seorang wartawan Australia yang diperankan oleh Mel Gibson, untuk meliput kondisi sosial-politik Indonesia pada tahun 1965. Sentimen anti-barat sangat kuat pada tahun-tahun tersebut.
Pengambilan gambarnya tidak bisa dilakukan di Indonesia, sehingga pengambilan gambar di lakukan di Australia dan Filipina.
4. The Act of Killing