KLIKREAD.COM, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberhentikan operasional sementara 1.738 dapur MBG, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Hal ini merupakan bagian dari komitmen BGN dalam memperkuat pengawasan dan akuntabilitas SPPG.
Demikian dikatakan kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, M. Qodari dalam konferensi persnya di kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu 13 Mei 2026.
Baca Juga: Qodari Klaim dari 28.390 Dapur MBG Jumlah Penerima Manfaat Capai 61,9 Juta Orang
Menurut Qodari, BGN sudah melakukan inspeksi terhadap SPPG sebagai bentuk pengawasan tata kelola distribusi MBG.
"Berdasarkan data pada 12 Mei 2026, terdapat 1.738 SPPG yang diberhentikan sementara atau suspend karena tidak memenuhi standar," kata Qodari.
Selain itu, kata Qodari, BGN juga mengoperasikan Call Center SAGI 127 sebagai kanal pengaduan publik.
Tercatat, sepanjang 2026, total pengaduan yang masuk tercatat 3.615 aduan.
"Pemerintah berkomitmen melakukan perkembangan perbaikan tata kelola ini secara berkala kepada publik.
Hal ini sebagai wujud akuntabilitas atas program yang dibiayai oleh anggaran negara," ucapnya.***