KLIKREAD.COM, Jakarta - Rismon Hasiholan Sianipar tegaskan potongan video yang menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla sebagai pendana alias bohir kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI).
Rismon menyatakan dirinya justru menjadi korban buntut beredarnya video hasil rekayasa AI tersebut.
"Jadi itu adalah produk AI, saya katakan saya adalah korban dari produk AI," kata Rismon kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu 15 April 2026.
Baca Juga: Mencemarkan Nama Baik, Aktivis 1998 Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Dewas
Rismon menyebut potongan video hasil rekayasa AI berasal dari video yang diunggah di akun Youtube miliknya yakni Balige Academy.
Kata dia, video itu ia rekam pada 11 Maret.
"Video tersebut adalah video yang saya rekam tanggal 11 Maret 2026 tentang kajian ilmiah saya, temuan baru saya untuk mengoreksi ini.
Jadi itulah yang dipakai," ujarnya.
Baca Juga: 127,3 Hektare Garis Batas Baru di Pulau Sebatik di Wilayah Malaysia Kini Masuk Indonesia
Lantaran video yang beredar merupakan hasil AI, Rismon pun menyatakan tidak memiliki kapasitas dalam menjelaskan isi dalam video tersebut.
"Karena saya sudah pastikan originalitas itu merupakan faktor utama dalam digital forensik.
Maka saya tidak bertanggung jawab untuk mengklarifikasi isinya (dari video tersebut)," ucap dia.
"Yang jelas saya tidak terkait apapun saya tidak membuat, memproduksi, apalagi mengatakan itu didalamnya.