KLIKREAD.COM< Jakarta - Pengamat politik Rocky Gerung, menyebutkan terdapat beban psikologis di alami Presiden RI Prabowo Subianto antara melihat lagi ke masa lalu atau terus berjalan ke depan.
Dua pilihan tersebut, menurut Rocky Gerung menjadi beban psikologis Prabowo sebagai seorang pemimpin.
“Apalagi seorang pemimpin seperti Pak Prabowo yang sudah menjanjikan bahwa dia akan pro rakyat, kebijakan dia itu akan menghasilkan kesejahteraan, demokrasi akan dijadikan alat utama untuk menghasilkan peradilan,” ujar Rocky Gerung.
“Ekonomi harus dituntun berdasarkan prinsip kerakyatan, Sumitronnomics bahkan.
Itu yang sebetulnya menjadi beban,” imbuhnya.
Menurut Rocky, persoalan tersebut harus diurai agar tidak menjadi beban yang berat.
Rocky menambahkan bahwa beban kepemimpinan di era Prabowo ini akan semakin berat jika tidak ada penguraian yang tepat sebagai jalan keluar.
“Sebetulnya kita diam-diam merasa bahwa Prabowo itu dibebankan semacam 'Tong Sampah' di belakang dia yang isinya adalah rezim sebelumnya,” kata Rocky.
Ia lantas menyebut ada sikap sopan yang dilakukan oleh Prabowo kepada Jokowi sebagai Presiden sebelumnya.
“Pasti Pak Prabowo punya kesopansantunan politik pada seseorang yang dianggap pernah jadi pemimpin Indonesia dan itu watak keprajuritan yang bagus,” imbuhnya.
Baca Juga: Rianto Resmi Pimpin JMSI Sumut: Fokus SDM dan Kolaborasi Media
“Tetapi, publik menganggap bahwa kalau terlalu sopan, nanti keenakan yang disopani kan, masalahnya itu,” tambahnya.