KLIKREAD.COM, Yogyakarta - Wakil Rektor UGM, Wening Udasmoro mengatakan, kampusnya tak memiliki kewenangan atau tanggungjawab memverifikasi keaslian dari foto-foto ijazah sarjana yang disebut milik Jokowi dan beredar di media sosial.
Dengan demikian kampus tidak bertanggungjawab memastikan apakah foto-foto bahan analisa tersebut adalah hasil jepretan dari ijazah asli yang dahulu diserahkan oleh kampus kepada Jokowi.
Foto-foto itu sendiri bermunculan sejak keabsahan ijazah sarjana Jokowi dipertanyakan.
Baca Juga: Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tegaskan Diserahkan Saat Prosesi Wisuda dan Dicetak Hanya Satu Kali
Dan juga dijadikan bahan analisa untuk membuktikan otentisitasnya.
"Itu bukan wewenang kami, kami tidak melakukan verifikasi terhadap apa yang beredar di media sosial.
Yang kami percayai adalah apa yang kami punya.
Baca Juga: Selain Motor Ducati, Mantan Wamenaker Juga Minta Rp3 Miliar untuk Renovasi Rumah
UGM selama ini basisnya adalah apa yang kami punya, sehingga bisa dikatakan jawaban kami akan tetap sama.
Ditanya lagi jawaban kami tetap sama, karena dasar dari kami datanya sama," papar Wening.
"Yang bisa kami jadikan dasar adalah hanya yang ada pada kami.
Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Umumkan 65 Sekolah Rakyat Beroperasi September 2025
Yakni berupa salinan ijazah yang sejak pertama diberikan dan ada di Universitas Gadjah Mada," lanjutnya.
Ia menambahkan, dengan dasar ketentuan hukum berlaku maka tidak memungkinkan bagi UGM untuk menunjukkan data bersifat personal.
Termasuk ijazah kepada pihak ketiga yang ingin memastikan seseorang sebagai lulusan UGM atau bukan.