KLIKREAD.COM, Jakarta - Mabes Polri menggelar operasi besar secara serentak di seluruh Indonesia dalam upaya membasmi aksi premanisme.
Operasi ini merespons aksi premanisme yang semakin marak berlakangan ini.
Dan operasi yini telah berjalan sejak 1 Mei secara khusus menyasar praktik premanisme yang meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Habib Rizieq Desak Tangkap Jokowi dan Adili
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa praktik premanisme juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan iklim investasi nasional.
Operasi besar yang dilaksanakan oleh Polri dilakukan setelah terbitnya Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025.
Surat telegram tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia.
Baca Juga: Presiden RI Nilai MBG Prestasi Luar Biasa, Keberhasilan di Klaim Capai 99,99 Persen
Operasi tersebut dilakukan dengan pendekatan penegakan hukum yang didukung kegiatan intelijen, langkah preemtif, dan tindakan preventif.
Polri menegaskan komitmen mereka untuk menjaga keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
”Polri berkomitmen memberantas aksi premanisme yang selama ini menjadi keresahan masyarakat dan berpotensi menghambat investasi.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ucapan Selamat kepada PM Australia Anthony Albanese
Operasi ini bertujuan menindak tegas pelaku dan mengungkap jaringan pelaku premanisme secara menyeluruh,” ujar Trunoyudo dalam keterangan resmi pada Selasa 6 Mei 2025.
Menurut Trunoyudo, jenis kejahatan yang menjadi fokus penindakan polisi dalam operasi besar tersebut mencakup pemerasan, pungutan liar (pungli), pengancaman, intimidasi, pengeroyokan.