KLIKREAD.COM - Tim Dosen Program Studi Administrasi Publik yang dikoordinir Ketua Prodi Dr.Arenawati, M.Si dengan 3 (tiga) orang dosen yaitu Yeni Widyastuti, M,Si., Dr.Rina Yulianti, M.Si dan Dr.Kandung Sapto Nugroho, M.Si melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat berlokasi di SDN Kadukacapi Desa Tanjungsari Kecamatan Pabuaran, Serang hari Selasa tanggal 29 Agustus 2023 Kagiatan ini merupakan tindak lanjut dari agenda pengabdian masyarakat yang sebelumnya telah dilaksanakan dengan sasaran peserta dari siswa sekolah.
Baca Juga: Transisi IKA PBI Untirta: Harapan untuk Wahyu Gunawan, Ketua IKA PBI 2023—2027
Kegiatan “Stop Bullying” yang dilaksanakansaat ini sasaran pesertanya adalah para guru sekolah dasar yang diikuti oleh sekitar 40 (empat puluh) peserta yaitu para guru dari Wilayah Gugus III di Kecamatan Pabuaran.
Tujuan kegiatan adalah untuk sharing informasi dan peningkatan kesadaran (awareness) terkait dampak bullying bagi para peserta didik dan bagaimana pihak sekolah dapat melakukan pencegahan terjadinya bullying di lingkungan sekolah khususnya di sekolah dasar.
Bullying bisa mengakibatkan terganggunya susana kelas. Pembiaran terhadap bullying bisa menyebabkan terjadinya kecemasan dan ketidaknyamanan di kelas. Maka dari itu, seorang guru harus benar-benar mengambil tindakan yang cepat dan efektif untuk mendeteksi dan mengatasi masalah bullying di sekolah.
Kepala SDN Kadukacapi, H.Agus Basuki, S.Pd menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan tim dosen Prodi Administrasi Publik FISIP Untirta. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan akan sangat bermanfaat untuk menggugah kesadaran dan memberikan informasi baru kepada para guru yang dalam keseharian berinteraksi dengan para peserta didik, sehingga berkewajiban untuk melakukan pencegahan agar tindak bullying tidak terjadi di sekolah.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Administrasi Publik FISIP Untirta, Dr.Arenawati, M.Si menyambut baik dan berterimakasih atas sambutan dan antusiasme Bapak dan Ibu Guru yang meluangkan waktu untuk sharing bersama tim dosen Prodi Administrasi Publik Untirta dalam kegiatan sosialisasi stop bullying kali ini adalah hal yang tidak boleh dilakukan oleh anak-anak di lingkungan sekolah.
Agenda berikutnya adalah penyampaian materi tentang definisi bullying atau dalam Bahasa Indonesia dimaknai sebagai perundungan, apa saja jenis dan dampaknya yang disampaikan oleh Dr. Rina Yulianti, M.Si.
Kemudian melanjutkan paparan dari pemateri sebelumnya, Yeni Widyastuti, M.Si menyampaikan ragam upaya pencegahan tindak bullying khususnya upaya pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah atau satuan Pendidikan. Beberapa tindak pencegahan yang dapat dilakukan antara lain adalah penguatan peran guru dalam memberikan keteladanan bagi peserta didik melalui perilaku positif dan tanpa kekerasan.
Pelibatan banyak pihak mulai dari siswa, guru, orang tua dan lingkungan masyarakat di sekitar satuan Pendidikan merupakan upaya pencegahan terjadinya bullying di sekolah.
Sesi selanjutnya diskusi dan tanya jawab dimoderatori oleh Dr.Arenawati, M.Si dan Dr. Kandung Sapto Nugroho, M.Si. Beberapa peserta menyampaikan ragam pengalaman, misalnya membantu korban bullying dengan melakukan mediasi bersama para orang tua dari pelaku bullying dan korban bullying sehingga dapat menemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Kemudian ada juga yang menyampaikan pertanyaan apa perbedaan bullying dengan kritik, yang dijawab oleh Dr.Kandung Sapto Nugroho, M.Si bahwa untuk Bullying sasarannya adalah ke individunya atau personal, dimana individu merasakan ketidaknyamanan, tekanan dan sebagainya, sementara kalau kritik itu tidak dapat dikategorikan membully karena kritik itu sasarannya terkait kinerja atau kebijakan atau program.