Meresahkan, Ada temuan Penyakit LSD, Impor Sapi dari Australia Distop Sementara

photo author
Lala Sari Endah, Klik Read
- Rabu, 2 Agustus 2023 | 06:30 WIB
Impor Sapi dari Australia Distop Sementara karena Ada Temuan penyakit LSD ((Pixabay/Alexas_fotos))
Impor Sapi dari Australia Distop Sementara karena Ada Temuan penyakit LSD ((Pixabay/Alexas_fotos))

KLIKREAD.COM- Penghentian sementara impor sapi dari Australian diumumkan oleh Badan Karantina Pertanian (Barantan).

Keputusan Barantan menyetop sementara impor sapi dari Australia akibat adanya temuan penyakit Lumpy Skin Diseases (LSD) pada 13 ekor sapi di Pelabuhan Tanjung Priok pada pertengahan Juli 2023 lalu.

13 ekor sapi yang diduga mengidap LSD itu berasal dari 4 peternakan Asutralia dari 60 peternakan yang malakukan impor ke Indonesia.

Baca Juga: Honda Brio Satya S, Varian Paling Rendah yang Siap Beradu dengan Toyota Agya dan Daihatsu Ayla

Kepala Barantan Bambang menyebutkan penyetopan impor dilakukan selama 60 hari sejak Barantan mengirim surat kepada otoritas Australia pada 12 Juli 2023.

Itu artinya sebulan lebih tidak ada impor sapi dari peternakan sapi Australia yang hewan ternaknya terindikasi penyakit LSD.

Baca Juga: Loker Terbaru PT Campina Ice Cream Industry Tbk Penempatan Wilayah Jakarta, Simak di Sini!

Baca Juga: Tahun Baru Islam 1445H,Mahasiswa Kelompok 41 KUKERTA UIN SMH Banten Adakan Pawai Obor di Cimarga Lebak Banten

Lebih jauh ia mengatakan, pihak Australia maupun Indonesia siap melakukan pendalaman selama waktu tersebut untuk menemukan penyebab dan sumber pasti LSD pada 13 ekor sapi impor Australia.

"Kalau hasilnya negatif maka impornya bakal diteruskan impornya. Kalau positif kita hentikan," ucap Bambang di Kementerian Pertanian, Selasa (1/8/2023). Dikutip Klikread.com dari PMJ News.

Baca Juga: Waruna Group Jakarta Utara Buka Loker Terbaru Posisi Procurement Executive, Lamar ke Sini!

Masih dari keterangannya, saat ini ada 60 peternakan di Australia yang memperoleh izin untuk mengekspor sapi ke Indonesia.

Selain 4 peternakan itu, sisanya dianggap aman sehingga masih terus mengimpor sapi ke Indonesia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lala Sari Endah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X