Baca Juga: Ngadu ke Armuji, Mahasiswi Berprestasi Unesa Ini Nyaris Gagal Daftar Beasiswa Kuliah Gegara Desil
Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar menyebut sebanyak 700 kilogram rendang telah dikirim melalui penerbangan TNI Angkatan Udara yang merupakan hasil gotong royong berbagai unsur masyarakat Minangkabau.
"Target kita sebanyak 5 ton rendang, dan akan kita kirim secara bertahap," ungkap Fauzi dalam kesempatan yang sama.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di NTT," jelas Fauzi.
Fauzi lantas menjelaskan alasan pemilihan kuliner khas Minang tersebut sebagai bantuan utama.
"Kita memilih rendang karena merupakan makanan yang siap santap, tahan lama, dan praktis dikonsumsi oleh warga di lokasi bencana," terang Fauzi.
"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat, dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat Minangkabau untuk saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," tandasnya.***
Artikel Terkait
Petani NTT Bersyukur, 3.000 Pohon Buncis Terserap Semua Berkat MBG
Gubernur NTT Kembangkan Kawasan FTZ Merujuk Rancangan Diterapkan Kota Batam
Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan, Provinsi Kepri dan Provinsi NTT Jalin Kerjasama Lintas Daerah
Rencana Kunjungan Jokowi ke NTT Disiapkan, Muncul Tanggapan Terkait Polemik Ijazah
Tangis Siswa Pramuka di Ende NTT Diduga Gagal Berangkat ke Jambore Nasional karena Terkendala Biaya