Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, Made memastikan pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang milik korban.
Baca Juga: Usai Bongkar Perambahan, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Kembali 118 Hektare Mangrove Rohil
"Kami sudah mengamankan barang milik korban, seperti sepeda motor yang digunakan korban bekerja, HT, kalo HP belum. Kami juga sudah memeriksa beberapa saksi," sambungnya.
Dugaan Cekcok dengan Oknum Vandalisme
Dalam kesempatan berbeda, warga setempat yang menjadi saksi atas insiden tersebut, Warta mengungkapkan adanya dugaan korban yang sempat menegur pelaku tindakan merusak dengan mencoret-coret fasilitas umum atau vandalisme.
Warta menuturkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga sempat terlibat adu pendapat dengan sekelompok orang yang hendak melakukan aksi vandalisme di kawasan objek vital tersebut.
Baca Juga: Kemenag Batam Gelar Rapat Persiapan, Gelaran Kepri Bersholawat Siap Digelar 2 Agustus
"Kabarnya dia melarang orang yang mau coret-coret, ya wajar karena itu memang tugas dia menjaga area waduk," ungkap Warta dalam keterangannya, pada Sabtu, 25 Juli 2026.
"Aksi coret-coret malam Rabu, selang satu hari diduga kelompok itu datang lagi," tambahnya.
Warta mengaku tidak menyangka akhir pencarian korban berujung tragis, usai ditemukan dalam kondisi tenggelam di tepian danau.
"Tadi ada telepon dari kepala satpam bilang Marna enggak ada dari jam 3 dini hari," beber Warta.
Baca Juga: Petugas Avsec Bandara SSK II Gagalkan Penyelundupan Sabu Dua Kilogram Menuju Jakarta
"Setelah dicari bareng teman-teman dan warga, ketemu jam 11 siang dalam air di pinggir danau, tangannya terborgol ke belakang," tandasnya.***
Artikel Terkait
Pulang Pesta Miras, Pria ini Tewas Tenggelam Setelah Menabrak Jembatan Kali Jagal Tangerang Selatan
Info Update: Gempa Bumi di Jayapura Tewaskan Empat Orang, Belasan Bangunan Roboh, dan Satu Tenggelam
Kapal Rombongan Pemancing dari Batam Tenggelam di Perairan Berakit, 2 Orang Dinyatakan Hilang
Terkait Enam Anak Tewas Tenggelam di Bekas Galian C, Komisi XII Desak Polisi Usut Pihak Bertanggung Jawab
Tiga Orang Tewas, Kapal Rombongan Camat dan Relawan Tenggelam di Selat Makassar
Duka Bencana Banjir Bandang di Bone Sulsel: 2 Orang Dilaporkan Tewas Akibat Tenggelam hingga Terjebak dalam Rumah
7 WNI Meninggal dan 14 Masih Hilang Akibat Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia