Sepertinya, kami sedang ngecek lagi," kata Syarief.
Syarief menjelaskan sejauh ini penyidik telah menyegel 17.600 unit motor listrik yang sudah dalam kondisi terakit.
Baca Juga: Penahanan Roy Suryo dan Tifa Ditangguhkan, Jokowi Sebut Kewenangan Kejaksaan
Aset-aset tersebut ditemukan di dua lokasi gudang di Sentul dan Cikarang.
"Masalah penyegelan, terakhir kami sudah melakukan penyegelan seluruh sepeda motor listrik yang sudah dirakit.
Ada di dua tempat. Total jumlahnya sekitar 17.600," jelas Syarief.
Dia menekankan tindakan yang dilakukan penyidik saat ini penyegelan untuk pengawasan, bukan penyitaan sebagai barang bukti.
Baca Juga: Bangun 10 Universitas Medis dan Sains, Presiden Prabowo Gandeng Imperial College
Hal ini dilakukan karena motor-motor tersebut sudah dibayar lunas menggunakan uang negara.
"Sepeda motor ini tidak kami lakukan penyitaan sebagai barang bukti, kami hanya melakukan penyegelan untuk mengawasi pergerakan dari sepeda motor itu.
Karena sepeda motor itu sudah dibayar lunas oleh negara," terang dia.
Syarief menjelaskan, jika dilakukan penyitaan, dikhawatirkan ribuan unit motor tersebut akan mengalami penurunan nilai ekonomi.
Baca Juga: Bangun 5.000 Jembatan Gantung, Presiden Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Sedangkan fokus penyidikan sendiri berada pada dugaan markup harga pengadaannya.
"Ya karena kalau kami sita kekhawatirannya adalah, dengan sebesar itu 17.600, nanti yang kami khawatirkan sepeda motor itu akan menyusut nilai keekonomisannya, kemanfaatannya," tuturnya.***
Artikel Terkait
Lindungi Produk Jurnalis, Dewan Pers Berharap Revisi UU Hak Cipta Dapat Dukungan Semua Pihak
Tagih 19 Juta Lapangan Kerja dan Revisi MBG, Ratusan Mahasiswa USU Aksi di DPRD Sumut
DPRD Batam Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi terhadap RPP APBD 2025
Transformasi Nusakambangan, Kawasan Pembinaan yang Kini Penuh Hasil dan Manfaat
Bonatua Silalahi Lakukan Gugat Penetapan Capres Pemilu Tahun 2014 dan Tahun 2019
Bangun 5.000 Jembatan Gantung, Presiden Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Bangun 10 Universitas Medis dan Sains, Presiden Prabowo Gandeng Imperial College
Penahanan Roy Suryo dan Tifa Ditangguhkan, Jokowi Sebut Kewenangan Kejaksaan
Prabowo Ungkap Kebocoran Anggaran Negaracapai Rp2.500 Triliun Tiap Tahun
Pemerintah Gelar Latsarmil bagi 35.476 Calon Pengelola KDMP dan KNMP