KLIKREAD.COM, Jakarta - Pemerintah terus mempercepat langkah hilirisasi dan penguatan ketahanan energi nasional.
Hal tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, pada Rabu, 25 Maret 2026.
Dalam keterangannya, Bahlil menjelaskan bahwa perkembangan program hilirisasi menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Virgo Jumat, 27 Maret 2026: Hari yang Ideal Mencapai Tujuan Anda
Dari 20 proyek hilirisasi tahap pertama, sebagian telah memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking), sementara sisanya dijadwalkan mulai bulan depan.
“Kemudian kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi yang total investasinya kurang lebih sekitar 239 triliun (rupiah) dan akan kita bahas finalisasi,” ujar Bahlil.
Selain hilirisasi, Bahlil juga menyampaikan terkait dengan pengembangan energi alternatif sebagai bagian dari upaya menuju ketahanan dan swasembada energi.
Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Leo, Jumat, 27 Maret 2026: Hindari Pertengkaran
Menurut Bahlil, Presiden Prabowo mengarahkan agar seluruh potensi energi domestik dioptimalkan, termasuk etanol dan biodiesel berbasis crude palm oil (CPO), serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan.
“Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi-potensi energi yang ada di kita, baik itu etanol, baik itu biodiesel dari CPO-CPO, termasuk kita bagaimana mendorong agar transisi energi lewat energi baru terbarukan juga kita bisa kita lakukan,” imbuh Bahlil.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga melaporkan kondisi terkini harga komoditas energi dan mineral, khususnya batu bara dan nikel.
Bahlil menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan kebijakan terkait pengelolaan kedua komoditas tersebut, bersamaan dengan pemerintah terus memantau dinamika pasar global.
Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Gemini Jumat, 27 Maret 2026: Anda Penuh Optimis dan Percaya Diri
“Andaikan pun kalau harganya stabil terus, bagus, kita akan bagaimana membuat relaksasi tapi terukur terhadap perencanaan produksi. Jadi semuanya masih dalam batas-batas koordinasi dengan pasar, kemudian kebutuhan supply and demand. Yang penting adalah kita inginkan harganya bagus terus, kita doakan harga batu bara bagus, harga nikel bagus, kemudian kita akan bagaimana melakukan relaksasi terukur,” ungkap Bahlil.
Artikel Terkait
Menpar Tinjau Kesiapan Museum di Jakarta Hadapi Libur Nyepi dan Lebaran 2026
Kapolri Tinjau Arus Mudik di Stasiun Tugu Yogyakarta, Pastikan Pelayanan Maksimal
Patroli Dialogis di Kiwirok, Aparat dan Warga Bersinergi Jaga Keamanan
Presiden Prabowo Bertolak ke Medan, Salat Idulfitri di Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri dengan Silaturahmi Kepada Pemimpin Negara Muslim
Kapolri Pimpin One Way Nasional, Imbau Pemudik Prioritaskan Keselamatan
Langkah Indonesia di BoP Dinilai Lebih Efektif Bela Palestina
Pemerintah Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Lancar
Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Abdullah II, Silaturahmi Lebaran serta Bahas Konflik Iran-Israel
Harga BBM di Negara Lain Meroket Tapi di RI Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah