"Aku lagi di Tailan dan di sini harga bensin naik gila. Dan stok sudah mulai kosong kata guide-ku," ucapnya.
rroonnaay (@rroonnaay) turut menanggapi. Menurutnya, pemerintah memahami bahwa dalam situasi Lebaran seperti ini, kenaikan harga BBM bakal menimbulkan efek besar.
"Hal ini memang patut diapresiasi, artinya Bahlil atau pemerintah secara keseluruhan punya rasa empati yang besar," katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memahami situasi sulit saat ini. Pemerintah tentu mengambil keputusan dengan mempertimbangkan berbagai aspek.
Baca Juga: Walikota Amsakar Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Batam di Hari Pertama Kerja
Menghadapi situasi yang tidak ideal, kadang pemerintah harus mengambil keputusan yang terbaik di antara pilihan-pilihan yang buruk.
"Nanti setelah momen Lebaran selesai, jangan hujat Bahlil ataupun pemerintah ya kalau harga BBM naik. Negara se-Asia Tenggara itu sudah naikin harga BBM-nya, Indonesia belum. Dengan kondisi politik dunia yang lagi begini dan harga minyak dunia yang enggak karuan, menaikan harga BBM itu suatu kebijakan yang sangat logis, realistis, demi menjaga kestabilan APBN juga. Mode hemat ya, kurangi konsumsi BBM (dampaknya impor BBM bisa ditekan), jangan panic buying," tutupnya. ***
Artikel Terkait
Pemerintah Beri Hunian Tetap untuk 104 KK di Aceh Utara dengan Interior Lengkap dan Masjid
Menpar Tinjau Kesiapan Museum di Jakarta Hadapi Libur Nyepi dan Lebaran 2026
Kapolri Tinjau Arus Mudik di Stasiun Tugu Yogyakarta, Pastikan Pelayanan Maksimal
Patroli Dialogis di Kiwirok, Aparat dan Warga Bersinergi Jaga Keamanan
Presiden Prabowo Bertolak ke Medan, Salat Idulfitri di Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri dengan Silaturahmi Kepada Pemimpin Negara Muslim
Kapolri Pimpin One Way Nasional, Imbau Pemudik Prioritaskan Keselamatan
Langkah Indonesia di BoP Dinilai Lebih Efektif Bela Palestina
Pemerintah Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Lancar
Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Abdullah II, Silaturahmi Lebaran serta Bahas Konflik Iran-Israel