KLIKREAD.COM, Manggarai - Ada pengalaman berbeda yang dirasakan petani di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Belum pernah sebelumnya mereka merasa kewalahan memenuhi permintaan pasar yang begitu besar.
Permintaan itu tidak lain datang dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Taurus Selasa, 24 Februari 2026: Kondisi Keuangan Cukup Memprihatinkan
Saking tingginya permintaan, petani sampai tidak bisa memenuhinya.
“Permintaannya banyak, petani tidak memenuhi,” ujar Gili Jenadi, petani dari Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong, Sabtu, 21 Februari 2026.
Dia bersyukur tanamannya bisa terserap dengan baik.
Agar bisa memenuhi permintaan, Gili mencoba untuk menanam berbagai jenis tanaman di lahan miliknya.
Pertama, dia menanam buncis sesuai permintaan SPPG, dan itu langsung diborong habis.
Gilli juga menanam tomat dan cabai keriting. Untuk jangka panjang, Gili juga menyiapkan tanaman brokoli untuk kebutuhan tahunan.
Baca Juga: Petani Manggarai NTT: Sejak Ada MBG, Harga Wortel Kami Naik 3 Kali Lipat
“Tahun 2025 kemarin, saya punya bancis kurang lebih 3 ribu pohon. Terlaku habis untuk program MBG,” katanya.
Dari pengalaman itu, Gili berani untuk menanam berbagai jenis tanaman hortikultura. Apalagi permintaannya tinggi berkat program MBG.
Artikel Terkait
Polsek Lubuk Baja dan Satreskrim Polresta Barelang Gelar Gotong Royong Wujudkan Lingkungan Tempat Ibadah yang Asri
Kembangkan Alat Pengolah Sampah, Prabowo Ingin Semua Desa hingga Ibu Kota RI Bersih
Pakar: Kehadiran Indonesia di BoP Penting Agar Israel Tak Memonopoli Narasi
Masyarakat Korowai Gotong Royong Kumpulkan Uang Agar Pesawat Bisa Beroperasi
Kapolri Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
HUT KSPSI ke-53, Kapolri Buka Faskes untuk Polri untuk Buruh
Bertemu Menlu Sugiono, Sekjen PBB Dukung Peran Indonesia di Board of Peace
Pemerintah Perkuat Kedaulatan Energi dengan Perpanjangan Kerja Sama Freeport
Satgas Damai Cartenz Ungkap Kasus Pembakaran dan Penembakan di Yahukimo, 9 Tersangka Ditahan
Petani Manggarai NTT: Sejak Ada MBG, Harga Wortel Kami Naik 3 Kali Lipat