PLN Bangun SPKLU Centre Pertama Sebanyak 16 Konektor di UP3 Yogyakarta

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 20 Desember 2025 | 18:49 WIB
Salah satu SPKLU Centre didirikan PLN di wilayah UP3 Yogyakarta./net
Salah satu SPKLU Centre didirikan PLN di wilayah UP3 Yogyakarta./net

KLIKREAD.COM - PT PLN meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta, belum lama ini.

Infrastruktur ini dibangun di lokasi strategis dan dilengkapi dengan fasilitas serta pengelolaan terpadu untuk meningkatkan kenyamanan pengguna EV.

Untuk SPKLU Center di Kantor UP3 Yogyakarta, terdiri dari delapan unit ultra fast charger.

Baca Juga: Pariwisata Penghasil Devisa terbesar, Presiden Prabowo Soroti Masih Banyak Kota Kumuh

Total 16 konektor, satu unit standard charger dengan satu konektor, dan satu unit SPKLU roda dua dengan 6 konektor.

Keunggulannya, selama konsumen ngecas mobil, mereka bisa menikmati fasilitas lounge atau ruang tunggu.

Sementara itu, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri menuturkan bahwa pembangunan SPKLU Center akan terus digenjot demi memastikan pelanggan EV memperoleh pelayanan maksimal untuk kendaraan listriknya.

Baca Juga: Begini Cara Merawat Kondensor Mobil agar AC Mobil Tetap Dingin dan Awet

“SPKLU Center ini menjadi simbol keseriusan PLN dalam membangun masa depan transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.

Dengan hadirnya fasilitas ini, Yogyakarta makin siap menjadi model kota rendah emisi di Indonesia,” ujar Arsyadany.

Arsyadany menjabarkan, hingga November 2025, PLN bersama mitra strategis telah mengoperasikan lebih dari 4.400 unit SPKLU di 2.700 lokasi di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Pemilik Kendaraan Wajib Pahami Lebih Jauh Mengenal Fungsi Throttle Body pada Mobil

Termasuk 308 unit EV Charger di 198 titik di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan DIY.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi menyampaikan bahwa selain mendukung ekosistem EV, inisiatif ini diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X