KLIKREAD.COm, Makassar - Perseteruan dua perusahan besar di Makassar yakni PT Hadji Kalla dengan PT GMTD Tbk terkait klaim kepemilikan lahan di Kawasan Metro Tanjung Bunga terus bergulir.
Dua perusahaan tersebut kini saling klaim atas kepemilikan tanah seluas 16 Hektare (Ha)
Namun klaim penguasaan PT GMTD Tbk berdasarkan eksekusi disebut telah mendapatkan bantahan resmi dari juru bicara Pengadilan Negeri Kota Makassar.
Baca Juga: Momen Prabowo Jemput Raja Yordania Abdullah II, Satu Mobil Bareng ke Istana Merdeka
Bahkan PT Hadji Kalla merespons siaran pers dari PT GMTD Tbk yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan 16 Ha tersebut.
Chief Legal & Sustainability Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung menegaskan bahwa lahan di Kawasan Metro Tanjung Bunga berada dalam penguasaan fisik KALLA sejak tahun 1993.
Hal tersebut ditunjukkan dengan memiliki sertipikat hak guna bangunan (HGB) yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Baca Juga: Prabowo dan Raja Abdullah II Saksikan Demontrasi Drone dari TNI & AB Yordania
Dan juga telah diperpanjang sampai dengan tahun 2036, serta dokumen Akta Pengalihan Hak.
"PT Hadji Kalla tetap dan terus akan melakukan pemagaran dan pematangan lahan seluas 16 Ha yang akan dilanjutkan pekerjaan proyek properti terintegrasi dengan konsep mixed use.
Proyek tersebut sebagai bentuk konsistensi KALLA dalam pembangunan terkhusus pengembangan Kota Makassar dalam kurun waktu 73 tahun KALLA mengabdi untuk bangsa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu 16 November 2025.
Subhan juga menyebut klaim penguasaan PT GMTD Tbk berdasarkan eksekusi telah mendapatkan bantahan resmi dari juru bicara Pengadilan Negeri Kota Makassar.
Baca Juga: Kemendikdasmen Sabet Penghargaan Best Creative PR Campaign di Ajang IMPRA 2025
Tak hanya itu, kata Subhan, BPN Makassar juga membantah bahwa objek eksekusi yang diklaim tersebut tidak pernah dilakukan konstatering.
Artikel Terkait
Wajar Bila Kasus Ijazah Palsu Makin Berlarut, karena Jokowi Tak Menunjukan Ijazah Miliknya
Gaji Sama Rata, Menteri HAM Pertanyakan Kekayaan Menteri Lainnya Jadi Kaya Raya
Longsor di Cilacap Telan 8 Korban Tewas Ditemukan dan Sisanya 10 Masih Orang Masih Dicari
Menkeu Purbaya Sita Pagu Anggaran Belanja K/L Rp3,5 Triliun Masuk Lagi Kas Negara
Begini Kata KPK Soal Status Setyo Budiyanto Anggota Polri Masuk Jabatan Sipil
Kuartal IV Tahun 2025 Ini, Menkeu Purbaya Yakini Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 5,7 Persen
Kemendikdasmen Sabet Penghargaan Best Creative PR Campaign di Ajang IMPRA 2025
Kisah Kapal SPPG Nyeberang Laut Antarkan MBG untuk 951 Anak-Anak Pulau
Prabowo dan Raja Abdullah II Saksikan Demontrasi Drone dari TNI & AB Yordania
Momen Prabowo Jemput Raja Yordania Abdullah II, Satu Mobil Bareng ke Istana Merdeka