Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menambahkan, Prabowo ingin pendidikan menjadi prioritas utama dalam menanggulangi kemiskinan.
Karena itu, pemerintah akan berupaya menyinergikan kurikulum sekolah dengan dunia kerja.
"Supply side di sektor pendidikan dengan demand side di sektor tenaga kerja, baik dalam maupun luar negeri, harus dipersiapkan," kata Pratikno dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga: 24 Nama Prioritas Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional dari 49 Nama yang Dibahas
Penyiapan itu tak hanya di level teknologi dasar dan menengah, tetapi juga untuk level teknologi tinggi. Ia berharap calon pekerja bisa bekerja di dalam ataupun luar negeri.
"Makanya kemampuan bahasa dan pengenalan budaya menjadi bagian dari penyiapan itu, selain kemampuan-kemampuan teknis," katanya. ***
Artikel Terkait
Bingung Terim Dana Segar Rp200 Triliun, Menkeu Purbaya Duga Dirut Bank pada Pusing Penyalurannya
Naik Kelas Bersama Rumah BUMN BRI, UMKM Fashion Asal Bandung Semakin Dikenal dan Berhasil Tembus Pasar Internasional
Program 3 Juta Rumah dan Asta Cita, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp14,65 Triliun hingga Agustus 2025
Pedagang Nanas Ini Sukses Kembangkan Produk Olahan yang Diminati Pasar berkat BRI
Tingkat Inflasi Indonesia Berada di Peringkat 76 dari 186 Negara di Dunia
Hari Tani Nasional, BRI Perkuat Dukungan bagi Sektor Pertanian melalui Akses Pembiayaan dan Pemberdayaan Inklusif
Nasabah Semakin Nyaman Gunakan Layanan Digital Banking BRI
PMPI dan Polda Sumbar Jalin Kolaborasi untuk Mendorong Regenerasi Pertanian
Program PaLaBek: Inovasi Pertanian Terpadu di Sumatera Barat
MBG Jadi Sorotan Positif di Markas Besar PBB di Jenewa