Bingung Terim Dana Segar Rp200 Triliun, Menkeu Purbaya Duga Dirut Bank pada Pusing Penyalurannya

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 15 September 2025 | 20:36 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa/ig purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa/ig purbaya

KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, menduga saat ini para direktur bank yang menerima kucuran dana segar pemerintah capai Rp 200 triliun sedang pada pusing.

Pasalnya, mereka harus berpikir keras harus menyalurkan ke mana suntikan likuiditas dari pemerintah itu.

"Jadi Rp200 triliun hari Jumat sudah masuk ke perbankan.

Baca Juga: BRI Gelar Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025

Uangnya sudah nongkrong di sana. Sekarang saya duga para dirut bank pusing mau nyalurin ke mana," ujar Menkeu Purbaya.

Menkeu saat itu usai menghadiri Rapat Bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Senin 15 September 2025.

Meskipun bikin pusing dirut, tetapi Purbaya menyampaikan dengan kucuran dana tersebut, perbankan di tanah air bisa berhenti untuk perang bunga.

Baca Juga: BRI Jaring Karya Jurnalistik Inspiratif Melalui News Fest 2025

Bahkan ia memprediksi bunga-bunga kredit di bank juga akan ikut turun, sehingga berdampak besar terhadap perekonomian Indonesia.

Tak hanya bunga kredit yang turun, tetapi kata dia, besar harapan kucuran dana segar itu bisa memicu turunnya bunga deposito.

"Bisa juga bunga deposit turun, yang jelas cost of money turun. Jadi yang punya uang nggak ragu untuk belanjain, yang mau pinjam ke bank nggak ragu untuk pinjam," beber Purbaya.

Baca Juga: BRI Perkuat Peran Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Lebih lanjut, ia mengatakan tidak ada batasan yang ditetapkan pemerintah uang tersebut akan disimpan hingga kapan di lima bank milik negara.

Bahkan, tidak ada batasan juga uang tersebut akan dikucurkan ke mana, selain memang dilarang untuk digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X