Saat ini, sekitar 7.000 pekerja konstruksi tinggal di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK).
Pembangunan Tahap II difokuskan pada Kawasan Legislatif dan Yudikatif dengan nilai investasi Rp 11,6 triliun.
Baca Juga: Pesawat A400M Resmi Datang Perkuat TNI, Prabowo: Tambah Kemampuan Udara Indonesia
Kompleks legislatif seluas 42 hektar akan dibangun dengan anggaran Rp 8,5 triliun (2025-2027), mencakup Gedung Sidang Paripurna, Plaza Demokrasi, dan Museum.
Sementara kompleks yudikatif seluas 15 hektar dengan anggaran Rp 3,1 triliun akan menampung Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Agung.
Proses pembangunan kedua kompleks diperkirakan memakan waktu 25 bulan, dimulai November 2025.
Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Nilai Airbus A400M akan Menambah Ketahanan TNI AU
Hal ini dengan penandatanganan kontrak hasil lelang dijadwalkan pada akhir Oktober hingga November 2025.***
Artikel Terkait
Hasil Penindakan Lapangan, KPK Sita Uang Tunai dari OTT Gubernur Riau Abdul Wahid
Aktor Onadio Leonardo Ajukan Rehabilitasi Narkoba ke BNNP
Presiden RI Prabowo Subianto Panggil Eks Menhub Ignasius Jonan ke Istana Negara
Akibat Merugi Terus, KFC PHK 1.041 Karyawan dan Tutup 20 Gerai di Indonesia
P2MI Siapkan Pelatihan 6 Bahasa Asing bagi Siswa di Sekolah Rakyat
Presiden RI Prabowo Subianto Nilai Airbus A400M akan Menambah Ketahanan TNI AU
Pesawat A400M Resmi Datang Perkuat TNI, Prabowo: Tambah Kemampuan Udara Indonesia
Minta Publik Tak Diributkan Lagi, Presiden RI Prabowo Suabianto Tegaskan Bertanggung Jawab atas Proyek Whoosh
PT KCIC Catat Penumpang WNA Whoosh Alami Kenaikan Capai 65,3 Persen
Presiden RI Prabowo Subianto Klaim KRL Indonesia Tak Kalah dengan Kereta di Luar Negeri