KLIKREAD.COM, Bali - Dalam Kongres ke-6 PDIP, yang digelar di Bali, 2 Agustus 2025. Megawati Soekarnoputri mengumumkan kepengurusan baru partainya.
Dalam pengumumannya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaian bahwa posisi Sekretaris Jenderal dirangkap olehnya sendiri, tidak lagi dipegang Hasto Kristiyanto.
Kabar Megawati merangkap jabatan Sekjen tersebut turut disampaikan oleh Ketua Steering Committee Kongres PDIP, Komarudin Watubun, saat konferensi pers di Bali Dua Convention Center.
Baca Juga: Kinerja Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Meningkat pada Semester I - 2025
Dalam penjelasannya Komarudin mengatakan bahwa keputusan merangkap jabatan tersebut merupakan hasil pertimbangan pribadi dari Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.
"Sekretaris Jenderal belum diputuskan oleh Ibu, jadi Ibu masih merangkap," ungkap Komarudin menjelaskan.
Ia belum dapat memastikan apakah rangkap jabatan tersebut selama lima tahun ke depan ataupun sementara, Komarudin menyebut bahwa keputusan posisi Sekjen di partainya sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum saat ini.
Baca Juga: KKN UGM Dukung Promosi Budaya Melayu Lewat Gemerlap Pinang 2025 di Tanjungpinang
"Saya kira Ibu akan punya pertimbangan waktu di mana dia akan memutuskan," lanjutnya.
Saat wartawan menyinggung sosok Hasto apakah berpeluang kembali menjabat sebagai Sekjen di partainya, Komarudin menggklaim enggan untuk berspekulasi.
Diketahui, Hasto Kristiyanto telah mendapat amnesti dari Presiden Prabowo hingga ia dapat bebas setelah sebelumnya divonis 3 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, terkait kasus suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP.
Baca Juga: Polresta Barelang Gelar Patroli Cipkon untuk Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif
Usai mendapat amnesti tersebut Hasto Kristiyanto terbang ke Bali menghadiri Kongres PDIP yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.***
Artikel Terkait
Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang Bagi PSSI, Disarankan Segera Laksanakan Kongres Luar Biasa PSSI
Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia, Penggagas Kongres Pemuda II dan Lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
PSSI Segara Lakukan Kongres Luar Biasa Untuk Hindari Perpecahan Anggota dan Pihak Klub Liga 1
PDIP Tetapkan Ganjar Pranowo Jadi Capres, Presiden Jokowi Sebut Pemimpin yang Dekat Dengan Rakyat
Pengamat Nilai Airin yang Memilih Keluar dari Koalisi Indonesia Maju dengan Menggandeng Kader PDIP Ade Sumardi.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Divonis 3,5 Tahun Penjara dan Denda Rp 250 Juta