KLIKREAD.COM, Jakarta - Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan teknik dan kejuruan, Indonesia dan Malaysia lebih memperkuat komitmen kerja sama.
Kerjasama tersebut dituangkan dalam Letter of Intent (LoI) dengan penandatanganan dilakukan DKI Jakarta dan Sumatera Barat.
Dan juga bersama Universitas Kuala Lumpur (UniKL) dan Education Malaysia Global Services (EMGS).
Baca Juga: Jokowi Diutus Presiden Prabowon Hadiri Pemakaman Sri Paus Fransiskus
Penandatanganan LoI disaksikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, Senin 21 April 2025 lalu di Jakarta.
Sementara tujuan dari Surat Pernyataan Minat (LoI) tersebut, yakni guna mempromosikan produk pendidikan teknik dan kejuruan (TVET) serta mata pelajaran teknis lainnya kepada pelajar Indonesia.
Adapun berdasarkan data Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia pada 2024, bahwa sebanyak 11.455 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan tinggi di Malaysia.
Selain itu, data EMGS juga mencatat adanya peningkatan 28 persen pendaftaran mahasiswa baru Indonesia ke Malaysia pada 2024 dibandingkan 2023 lalu***.
Artikel Terkait
Ini Alasan Revelino Tuwasey Akui Anak Bilogis Dikandung Lisa Mariana
Istana Bantah Ada Matahari Kembar di Pemerintahan, Terkait Jokowi Beri Arahan Sespimmen Polri
Dinilai Kental Konflik dan Amburadul, ICW Minta Prabowo Hentikan Proyek Program MBG
Menkes RI Tegaskan Tiap Peserta PPDS Wajib Lakukan Tes Psikologi
9 Produk Megandung Babi, BPJPH Minta Produsen Segera Ditarik dari Peredaran
Mensos RI Jelaskan Terkait Usulan Nama Presiden RI Ke-2 Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Dolar Makin Menguat, Rupiah Melemah Tembus Rp16.859 per Dolar AS
Jokowi Temui Tim Kuasa Hukum Bahas Polemik Ijazah Palsu
Viral Video Monolog Wapres Gibran Soal Bonus Demografi Dapat 108 Ribu Dislike
Jokowi Diutus Presiden Prabowon Hadiri Pemakaman Sri Paus Fransiskus