KLIKREAD- Polisi mengungkapkan fakta terbaru dari kasus tewasnya 1 keluarga di Kalideres dalam kondisi mengering.
Sebelumnya diketahui bahwa mobil keluarga tersebut tidak ada di garasi rumah.
Polisi menyebutkan hasil temuan bahwa mobil sudah dijual pada 20 Januari 2022 di sebuah showroom mobil dengan pemilik berinisial R.
Baca Juga: Loker Terbaru Jakarta di Bank Muamalat Indonesia, Siapkan Berkasnya!
Hasil penyelidikan Polda Metro Jaya dengan Polres Metro Jakarta Barat menyebut mobil atas nama Budyanto Gunawan itu dijual dengan harga Rp 160 juta.
Di dalam rumah korban juga ditemukan buku-buku berbagai ajaran agama.
Baca Juga: Presiden FIFA Serukan Gencatan Senjata di Ukraina Selama Sebulan Pelaksanaan Piala Dunia 2022 Qatar
Selain itu, Ketua Harian Kompolnas, Irjen (Purn) Benny Mamoto menyebutkan ada hal yang tak biasa yang harus segera diungkap oleh polisi.
Misalnya sekeluarga itu tak lagi berkomunikasi dengan keluarga inti lain, memakai alas kaki ditutup plastik, tidak ingin ada listrik di rumah, dan juga temuan buku-buku.
Baca Juga: BERUBAH TOTAL! Yamaha XMax 250 Punya Wajah Baru Mirip TMax, Penantang Serius Honda Forza
Banyak yang menyebutkan bahwa satu keluarga itu menganut sebuah sekte yang disebut Sekte Apokaliptik.
Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Keliatan menjelaskan bajwa dalam kasus tewasnya satu keluarga dalam kondisi mengering dan diduga tidak ada asupan makanan merupakan ciri-ciri Sekte Apokaliptik.
Baca Juga: Semua Tentang Vespa! Cek 5 Fakta Uniknya di Sini, Nomor 1 Bikin Geleng-geleng
Alasannya karena kondisi keluarga disebutkan bukan kalangan tidak mampu, bahkan mereka tinggal di kawasan elit, jadi sangat tidak mungkin jika mereka meninggal karena kelaparan tidak mendapat makanan.*
Artikel Terkait
Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Saat Olah TKP Polisi Temukan Struk Belanja dan Bungkus Makanan