5
KLIKREAD- Polisi berhasil menangkap komplotan tersangka pelaku kejahatan hacking spesialis nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Ada 12 orang tersangka pelaku kejahatan hacking spesialis nasabah BRI yang berhasil diringkus polisi. Para pelaku ditangkap pada Rabu, 9 November 2022 pukul 19.00 WIB, di sebuah rumah yang ada di Kecamatan Rawa Jitu Selatan.
Komplotan tersangka pelaku kejahatan hacking spesialis nasabah BRI tersebut diringkus polisi yang tergabung dalam Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang bersama Polsek Rawa Jitu Selatan.
“Ada 12 orang tersangka pelaku yang berhasil ditangkap. Mereka berinisial IA (23), PR als DI (18), AJ (17), DD (18), RA (16), dan DI als KS (38), yang merupakan warga Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad pada Jumat, 11 November 2022.
Tersangka lainnya berinisial AS (18), AI (17), AA (15), dan AR (16) yang merupakan warga Sungai Menang, Kabupaten OKI. Selanjutnya, YI (23), warga Pangkal Lapam, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan, dan RE (30), warga Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang.
Pandra menambahkan, dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti (BB) berupa 19 unit handphone (HP), 55 buah SIM card, kotak HP, tas, uang tunai sebanyak Rp60 juta, dan 80 gram emas.
Adapun modus operandi (MO) yang dilakukan oleh komplotan kejahatan hacking ini, lanjut Pandra, yaitu dengan menghubungi secara acak nomor HP korban melalui aplikasi WhatsApp (WA). Setelah menemukan korban, para pelaku akan menawarkan layanan tarif transaksi.
Tarif yang ditawarkan ada dua yakni tarif baru Rp150 ribu per bulan dan tarif lama Rp6.500 per transaksi. Pasti korban akan memilih tarif lama.
“Setelah itu korban mendapatkan tautan atau link untuk di-klik. Korban pun diminta untuk mengisi data pribadi seperti pada aplikasi BRImo asli, padahal itu adalah aplikasi palsu,” jelasnya.
Ia melanjutkan, setelah mengisi aplikasi BRImo palsu, para pelaku akan leluasa menggunakan akun milik korban dan segera memindahkan uang yang ada di dalam rekening korban dengan cara transfer ke rekening yang telah disiapkan, lalu ditarik secara tunai oleh para pelaku.
“Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar jangan mudah percaya dengan nomor asing yang menghubungi, lalu menawarkan kemudahan bertransaksi, dan meminta data pribadi atau pun nomor yang tertera di kartu anjungan tunai mandiri (ATM),” pungkasnya.
Artikel Terkait
BREAKING NEWS! Sejumlah Lapak di Pondok Labu Cilandak Terbakar Akibat Korsleting Listrik
BREAKING NEWS! Balai Kota Bandung Terbakar, 9 Unit Mobil Damkar Diterjunkan untuk Padamkan Api
Update Kebakaran di Balai Kota Bandung, ASN Berhamburan Keluar hingga Sempat Turun Hujan Lebat
Tim Inafis Satreskrim Polresta Serang Kota Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat di Kemang
Diduga Tabung Gas Bocor, Satu Unit Rumah Terbakar di Tanah Abang