Jadi Bikin Insecure! Maling Siber Gasak Uang Nasabah BRI, Polisi Ringkus Komplotan Hacking Spesialis

photo author
Dwi Muksin Yulianto, Klik Read
- Sabtu, 12 November 2022 | 18:00 WIB
Polisi berhasil meringkus komplotan hacking spesialis nasabah BRI. (PMJ News)
Polisi berhasil meringkus komplotan hacking spesialis nasabah BRI. (PMJ News)

5

KLIKREAD- Polisi berhasil menangkap komplotan tersangka pelaku kejahatan hacking spesialis nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Ada 12 orang tersangka pelaku kejahatan hacking spesialis nasabah BRI yang berhasil diringkus polisi. Para pelaku ditangkap pada Rabu, 9 November 2022 pukul 19.00 WIB, di sebuah rumah yang ada di Kecamatan Rawa Jitu Selatan.

Komplotan tersangka pelaku kejahatan hacking spesialis nasabah BRI tersebut diringkus polisi yang tergabung dalam Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang bersama Polsek Rawa Jitu Selatan.

“Ada 12 orang tersangka pelaku yang berhasil ditangkap. Mereka berinisial IA (23), PR als DI (18), AJ (17), DD (18), RA (16), dan DI als KS (38), yang merupakan warga Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad pada Jumat, 11 November 2022.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Sosok Joshua Kimmich, Pemain Serbabisa Timnas Jerman dalam Piala Dunia 2022 Qatar

Tersangka lainnya berinisial AS (18), AI (17), AA (15), dan AR (16) yang merupakan warga Sungai Menang, Kabupaten OKI. Selanjutnya, YI (23), warga Pangkal Lapam, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan, dan RE (30), warga Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang.

Pandra menambahkan, dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti (BB) berupa 19 unit handphone (HP), 55 buah SIM card, kotak HP, tas, uang tunai sebanyak Rp60 juta, dan 80 gram emas.

Adapun modus operandi (MO) yang dilakukan oleh komplotan kejahatan hacking ini, lanjut Pandra, yaitu dengan menghubungi secara acak nomor HP korban melalui aplikasi WhatsApp (WA). Setelah menemukan korban, para pelaku akan menawarkan layanan tarif transaksi.

Tarif yang ditawarkan ada dua yakni tarif baru Rp150 ribu per bulan dan tarif lama Rp6.500 per transaksi. Pasti korban akan memilih tarif lama.

Baca Juga: Hansi Flick Rilis Daftar Pemain Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2022 Qatar, Marco Reus dan Timo Werner Absen

“Setelah itu korban mendapatkan tautan atau link untuk di-klik. Korban pun diminta untuk mengisi data pribadi seperti pada aplikasi BRImo asli, padahal itu adalah aplikasi palsu,” jelasnya.

Ia melanjutkan, setelah mengisi aplikasi BRImo palsu, para pelaku akan leluasa menggunakan akun milik korban dan segera memindahkan uang yang ada di dalam rekening korban dengan cara transfer ke rekening yang telah disiapkan, lalu ditarik secara tunai oleh para pelaku.

“Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar jangan mudah percaya dengan nomor asing yang menghubungi, lalu menawarkan kemudahan bertransaksi, dan meminta data pribadi atau pun nomor yang tertera di kartu anjungan tunai mandiri (ATM),” pungkasnya.

Baca Juga: Piala Dunia 2022 Qatar, Van Gaal Umumkan Daftar Pemain Timnas Belanda, Ada De Jong, Depay, dan Xavi Simons!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi Muksin Yulianto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X