KLIKREAD - Tahun ini, Kabupaten Serang memasuki usianya yang ke-496, perjalanan yang cukup panjang telah dilewati. Pasang surut zaman sudah berkali-kali dilewati.
Hampir lima abad usia Kabupaten Serang, yang dulunya bagian dari wilayah kekuasaan Kesutanan Banten, tepatnya sejak 8 Oktober 1526 saat mulainya kekuasaan Maulana Hasanudin di Kesultanan Banten.
Penetapan hari lahir tersebut berdasarkan suatu keputusan hukum yang tentunya punya dasar historis yang cukup kuat.
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tingkat II Serang No.17 Tahun 1985 tentang Hari Jadi Kabupaten Serang. Maka tiap-tiap tanggal 8 Oktober, selalu hadir kata Dirgahayu Kabupaten Serang.
Sepanjang sejarahnya, wilayah Serang, sempat berada dibawah kekuasaan bangsa asing, yaitu Belanda dan Jepang, setelah kemerdekaan Serang menjadi bagian dari Republik Indonesia, dan warga Serang ikut memekikkan kata 'Merdeka' pada saat perjuangan kemerdekaan.
Tak sedikit dalam sejarahnya yang panjang, Serang, sebagai sebuah entitas masyarakat dan kultur yang tak bisa lepas dari Kesultanan Banten, melahirkan banyak tokoh-tokoh perjuangan.
Beberapa nama jalan di Kota Serang (sebelum tahun 2007 masih Kabupaten Serang) menggunakan nama-nama tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Sebut saja mulai dari Sultan Ageng Tirtayasa, Brigjen Kiai Samun, KH Sochari, hingga KH Abdul Fatah Hasan, seorang anggota BPUPKI yang ikut merumuskan dasar-dasar negara Indonesia merdeka.
Kabupaten ini punya jejak ikatan historis yang kuat dengan eksistensi Republik Indonesia. Hampir setiap periode dalam sejarah Indonesia, Serang seolah-olah selalu ada dalam bagian kerangka besar sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan peran orang-orang yang disebutkan diatas.
Baca Juga: Bahrul Ulum: Selamat HUT Provinsi Banten ke 22, Mari Wujudkan Cita-cita Pendiri Provinsi Banten
Awal Mula Kabupaten Serang
Artikel Terkait
Bahrul Ulum: Selamat HUT Provinsi Banten ke 22, Mari Wujudkan Cita-cita Pendiri Provinsi Banten
HUT Ke-22 Banten, Ketua PUI Banten Najib Hamas: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat untuk Banten Sejahtera
Refleksi HUT Provinsi Banten ke 22, Ahmad Mukhlis Yusuf Berikan Catatan Khusus Terhadap Pembangunan di Banten
Menyambut HUT ke 58, Partai Golkar Menyelenggarakan Acara Jalan Sehat Ceria di Kota Serang Minggu 16 Oktober