“Hubungan kami telah terjalin selama lebih dari 75 tahun, dan kunjungan ini bertepatan dengan peringatan hubungan diplomatik tersebut,” tuturnya.
Sejalan dengan semangat penguatan hubungan bilateral tersebut, Indonesia secara konsisten menempatkan sektor agrikultur dan teknologi informasi sebagai prioritas dalam agenda pembangunan nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan, peningkatan produktivitas, serta perluasan ekosistem teknologi yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri dan perdagangan di tingkat regional maupun global.
Kesepakatan di bidang perdagangan dan ekonomi ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Pakistan serta mendorong kerja sama yang lebih seimbang, berkelanjutan, dan saling menguntungkan di berbagai sektor. ***
Artikel Terkait
Mahasiswa Doktoral di Australia Sebut Kedatangan Prabowo Bawa Harapan Baru bagi Pendidikan dan Diplomasi
Viral Miss Israel Diduga Sinis pada Miss Palestina di Ajang Miss Universe 2025
Prabowo Bertemu PM Australia Albanese, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Australia
Pemerintah China Mengeluarkan Larang Warganya Liburan ke Jepang, Ini Alasannya
Prabowo Terima Tanda Kehormatan Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda dari Raja Yordania Abdullah II
Meski AS Boikot KTT G20, Presiden Afrik Tegaskan Negaranya Tak Gentar Hadapi AS
Banggakan Capaian Keberhasilan 10 Tahun Menjabat Presiden, Jokowi Tampil di Forum Internasional
Myanmar Izinkan 55 WNI Terjaring Operasi di Markas Online Scam Kembali ke Indonesia
KJRI Penang Sambut Antusias Pembukaan Rute Jakarta-Penang oleh TransNusa Airlines
Lewat Aplikasi Ruang GTK, Kemendikdasmen Masuk Top 10 Global EdTech Prize di World Schools Summit 2025 di Dubai