Prabowo di Sidang Umum PBB: Dunia Harus Tolak Doktrin

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Kamis, 25 September 2025 | 11:36 WIB
Tepuk Tangan Hadirin di KTT Palestina untuk Prabowo saat Tegaskan Sikap Indonesia
Tepuk Tangan Hadirin di KTT Palestina untuk Prabowo saat Tegaskan Sikap Indonesia

 

KLIKREAD.COM, New York - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyerukan kepada dunia untuk menolak doktrin legendaris dari Thucydides yaitu “the strong do what they can, the weak suffer what they must” dalam pidatonya di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York, Amerika Serikat, Selasa, 23 September 2025.

Ia menegaskan, PBB didirikan justru untuk menolak logika kekuasaan yang menindas pihak lemah dan memastikan keadilan bagi semua bangsa.

“Kita harus menolak doktrin ini. PBB ada untuk menolak doktrin ini. Kita harus berdiri untuk semua, baik yang kuat maupun yang lemah. Right cannot be right. Right must be right,” tegas Prabowo di hadapan para kepala negara, kepala pemerintahan, dan delegasi dari hampir seluruh negara di dunia.

Baca Juga: Anda Menguasai Ketenangan Pikiran untuk Ramalan Zodiak Taurus Jumat, 26 September 2025

Prabowo dalam kesempatan itu juga mengingatkan bahwa meski berbeda ras, agama, dan kebangsaan, seluruh umat manusia berkumpul di ruang sidang itu sebagai satu keluarga besar.

“Kita hadir di sini sebagai sesama manusia-masing-masing diciptakan setara, dianugerahi hak yang tak dapat dicabut atas kehidupan, kebebasan, dan upaya meraih kebahagiaan,” ujarnya.

Ia pun menceritakan perjalanan panjang bangsa Indonesia keluar dari kolonialisme, kemiskinan, dan apartheid, serta peran penting PBB dalam membantu Indonesia meraih kemerdekaan dan pembangunan awal.

Baca Juga: Suasana Kerja Tidak Mendukung untuk Ramalan Zodiak Aries Jumat, 26 September 2025

“Negara saya tahu betul rasa sakit ini. Selama berabad-abad, rakyat Indonesia hidup di bawah penjajahan, penindasan, dan perbudakan. Kami diperlakukan lebih rendah dari anjing di Tanah Air kami sendiri.”

Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap multilateralisme dan perdamaian dunia.

Ia menyebut Indonesia sebagai salah satu kontributor terbesar pasukan penjaga perdamaian PBB dan siap meningkatkan perannya.

Baca Juga: Anda Terlihat Tidak Bahagia untuk Ramalan Zodiak Pisces Jumat, 26 September 2025

“Jika Dewan Keamanan dan Majelis Umum ini memutuskan, Indonesia siap mengerahkan 20.000 bahkan lebih putra-putri kami untuk mengamankan perdamaian di Gaza, di Ukraina, di Sudan, di Libya di mana pun perdamaian perlu ditegakkan.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Disambut Hangat di Seoul

Rabu, 1 April 2026 | 10:54 WIB
X