Berisiko Perburuk Krisis Kemanusian, Rusia Kecam Rencana Israel Okupasi Gaza

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:49 WIB
Asap mengepul setelah serangan udara Israel yang telah berlangsung selama lima hari di Gaza [Ali Jadallah/Anadolu Agency]
Asap mengepul setelah serangan udara Israel yang telah berlangsung selama lima hari di Gaza [Ali Jadallah/Anadolu Agency]

KLIKREAD.COM, Rusia - Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam rencana Israel mengokupasi Gaza City di Jalur Gaza, Palestina.

Rusia mengatakan hal itu berisiko memperburuk krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.

"Menerapkan rencana semacam itu berisiko memperburuk situasi yang sudah dramatis di wilayah Palestina tersebut.

Baca Juga: 47 Warga Gaza Dibantai Serangan Israel, Dan Bocah 15 Tahun Tewas Tertimpa Palet Bantuan

Hal ini menunjukkan semua tanda-tanda bencana kemanusiaan," ujar pernyataan kementerian tersebut, melansir AFP, Sabtu 9 Agustus 2025.

Sementara Arab Saudi juga mengecam keras keputusan Israel untuk merebut Gaza City.

Dalam pernyataan pada Jumat 8 Agustus 2025 lalu, Kementerian Luar Negeri Saudi menyatakan keputusan tersebut merupakan.

Baca Juga: Polisi Tangkap 466 Demonstran Terkait Protes Palestina di London

"Kegigihan otoritas Israel dalam melakukan kejahatan krisis kelaparan, praktik-praktik brutal, dan pembersihan etnis terhadap warga Palestina", demikian dikutip Al Arabiya.

Kabinet keamanan Israel pada Jumat pagi menyetujui rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengambil alih Gaza City.

Keputusan itu diambil setelah Netanyahu sebelumnya berniat untuk mencaplok sepenuhnya Jalur Gaza.

Baca Juga: Pangeran dari Kerajaan Arab Al Waleed bin Khalid Al Saud Meninggal Usai Koma Hampir 20 Tahun

Kendati demikian, rencana perebutan total ini telah dikecam berbagai pihak, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kepala Staf Militer Israel (IDF), Letnan Jenderal Eyal Zamir, juga termasuk di antara pihak yang mewanti-wanti Netanyahu soal risiko rencana pencaplokan total Gaza.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Disambut Hangat di Seoul

Rabu, 1 April 2026 | 10:54 WIB
X