KLIKREAD.COM, Rusia - Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam rencana Israel mengokupasi Gaza City di Jalur Gaza, Palestina.
Rusia mengatakan hal itu berisiko memperburuk krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.
"Menerapkan rencana semacam itu berisiko memperburuk situasi yang sudah dramatis di wilayah Palestina tersebut.
Baca Juga: 47 Warga Gaza Dibantai Serangan Israel, Dan Bocah 15 Tahun Tewas Tertimpa Palet Bantuan
Hal ini menunjukkan semua tanda-tanda bencana kemanusiaan," ujar pernyataan kementerian tersebut, melansir AFP, Sabtu 9 Agustus 2025.
Sementara Arab Saudi juga mengecam keras keputusan Israel untuk merebut Gaza City.
Dalam pernyataan pada Jumat 8 Agustus 2025 lalu, Kementerian Luar Negeri Saudi menyatakan keputusan tersebut merupakan.
Baca Juga: Polisi Tangkap 466 Demonstran Terkait Protes Palestina di London
"Kegigihan otoritas Israel dalam melakukan kejahatan krisis kelaparan, praktik-praktik brutal, dan pembersihan etnis terhadap warga Palestina", demikian dikutip Al Arabiya.
Kabinet keamanan Israel pada Jumat pagi menyetujui rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengambil alih Gaza City.
Keputusan itu diambil setelah Netanyahu sebelumnya berniat untuk mencaplok sepenuhnya Jalur Gaza.
Baca Juga: Pangeran dari Kerajaan Arab Al Waleed bin Khalid Al Saud Meninggal Usai Koma Hampir 20 Tahun
Kendati demikian, rencana perebutan total ini telah dikecam berbagai pihak, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kepala Staf Militer Israel (IDF), Letnan Jenderal Eyal Zamir, juga termasuk di antara pihak yang mewanti-wanti Netanyahu soal risiko rencana pencaplokan total Gaza.***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2025 di Brasil, Disambut Hangat oleh Presiden Lula
Elon Musk Bentuk Partai Politik di Amerika Serikat
Presiden Prabowo Subianto Ikuti KKT BRICS Ajak Kolaborasi Hadapi Krisis Iklim
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Rayakan Ulang Tahun ke 100
Presiden RI Prabowo Subianto Terkesan Kemajuan Teknologi Pertanian di Brasil Perlu di Tiru oleh Indonesia
Presiden Prabowo Tiba di Paris, Disambut Menteri Dalam Negeri Prancis
Pangeran dari Kerajaan Arab Al Waleed bin Khalid Al Saud Meninggal Usai Koma Hampir 20 Tahun
Jepang Desak AS Turunkan Tarif Impor Mobil dan Suku Cadang
Polisi Tangkap 466 Demonstran Terkait Protes Palestina di London
47 Warga Gaza Dibantai Serangan Israel, Dan Bocah 15 Tahun Tewas Tertimpa Palet Bantuan