Jepang Desak AS Turunkan Tarif Impor Mobil dan Suku Cadang

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 16:21 WIB
Ilustrasi mobil bermerek Honda, kendaraan produksi asal Jepang. Foto/Ist.
Ilustrasi mobil bermerek Honda, kendaraan produksi asal Jepang. Foto/Ist.

 

KLIKREAD.COM, AS - Pemerintah Jepang meminta Amerika Serikat (AS) segera menurunkan tarif impor mobil dan suku cadang yang sebelumnya telah disepakati untuk dipangkas.

Permintaan ini bertujuan mengakhiri kebijakan tarif universal yang selama ini membebani Jepang.

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh negosiator perdagangan utama Jepang, Ryosei Akazawa, setelah bertemu sejumlah pejabat AS di Washington, AS.

Baca Juga: Viral di Medsos Mahasiswa UGM Kena Denda Buku Rp5 Juta, Pihak UGM Klarifikasi

Langkah ini dinilai memberikan sedikit kejelasan di tengah ketidakpastian pelaksanaan kesepakatan dagang yang dicapai kedua negara pada bulan lalu.

Akazawa menjelaskan, pihak AS mengakui kesalahan penerapan tarif stacking meski sebelumnya ada kesepakatan lisan untuk tidak memberlakukan kebijakan tersebut.

Washington juga berkomitmen mengembalikan kelebihan tarif yang sudah terlanjur dibayar.

Negosiator perdagangan Jepang itu menyebut, AS telah sepakat merevisi perintah eksekutif tentang tarif universal dan akan mengeluarkan perintah baru yang memangkas tarif mobil dan suku cadang asal Jepang.

Baca Juga: Wawako Raja Ariza Nilai Maritime Scout Competition Tanamkan Nilai Kepramukaan dengan Karakter Kemaritiman

"Kami akan terus mendesak pihak AS melalui berbagai jalur agar langkah ini segera terealisasi," ujar Akazawa sebagaimana dilansir dari Reuters pada Sabtu, 9 Agustus 2025.

Akazawa menambahkan, revisi perintah eksekutif kemungkinan tidak akan memakan waktu hingga enam bulan.

Dalam sistem stacking, tarif tambahan sebesar 15 persen dikenakan di atas tarif lama untuk produk Jepang.

Baca Juga: nubia A56 dengan Tampilan Desain Minimalis dan Elegan yang Cukup Ringan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Disambut Hangat di Seoul

Rabu, 1 April 2026 | 10:54 WIB
X