KLIKREAD.COM, Lingga - Kuliner berupa makanan Gubal Sagu cukup populer dikalangan masyarakat Kabupaten Lingga.
Gubal merupakan makanan terbuat dari sagu dijadikan pendamping nasi.
Namun makanan Gubal ini memiliki histori pada zaman Kerajaan Barok.
Baca Juga: Mencicipi Makanan Tradisional Lempeng Belauk Terkenal Sejak Zaman Kerajaan Lingga
Barok sendiri merupakan sebuah pulau yang terletak di Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga.
Menurut cerita rakyat, Raja Barok mengundang empat puluh empat raja yang berasal dari selatan, barat, timur dan utara ke Pulau Barok.
Tamu yang datang dihidangkan dengan Gubal dengan lauk gulai asam pedas.
Empat puluh empat raja yang datang bertanya, mengapa dihidangkan dengan makanan seperti itu.
Baca Juga: Mencicipi Makanan Tradisional Kue Lampam Oleh-oleh Khas Lingga Terbuat dari Bahan Sagu
Kata Raja Barok, Gubal Sagu dan gulai asam pedas makanan kami.
Setelah mendengar jawaban, raja yang empat puluh empat tegak berdiri mengambil badik dan menikam Raja Barok.
Raja Barok terluka parah, sebelum ajal menjemput dia berpesan kepada Datok Kaya dan empat puluh empat raja.
Dia berkata Dabo Singkep, Pulau Pelang, dan Daik Lingga jangan tersentuh karena satu keluarga.
Baca Juga: Kedai Kopi Terkenal di Batam Morning Bakery Menyajikan Minuman Kopi yang Bikin Nagih
Artikel Terkait
Kuliner Mie Tarempa Khas Batam Cukup Terkenal yang Bikin Nagih
Wisata Kuliner di Golden Prawn Batam Sajikan Lengkap Aneka Masakan Seafood
Nikmati Wisata Kuliner Mie Lendir Batam Berkuah Kacang Kental yang Terkenal Sangat Enak
Sajian Kuliner Aneka Masakan Seafood Lezat Ditawarkan Love Seafood Restaurant Batam
Kuliner Aneka Olahan Seafood Segar di Barelang Seafood Restaurant
Kuliner Nasi Lemak di Batam Rasanya Gurih dan Enak untuk Sarapan Pagi
Kuliner Bak Kut Teh Lezat dan Gurih di Restoran Warha Keturunan Tionghoa di Kota Batam
Kedai Kopi Terkenal di Batam Morning Bakery Menyajikan Minuman Kopi yang Bikin Nagih
Mencicipi Makanan Tradisional Kue Lampam Oleh-oleh Khas Lingga Terbuat dari Bahan Sagu
Mencicipi Makanan Tradisional Lempeng Belauk Terkenal Sejak Zaman Kerajaan Lingga