Dampak dari penerapan regulasi nomor IMEI ini adalah pemblokiran ponsel yang didapatkan secara ilegal, alias BM. Jadi, saat aturan tersebut disahkan, ponsel-ponsel BM tidak bisa digunakan lagi.
Di Indonesia sendiri, iPhone banyak juga dijual oleh perorangan atau distributor non-resmi. Entah itu dibawa sendiri dari luar negeri atau diimpor sendiri.
Lantas, iPhone mana yang disebut BM? Jawabannya, kala iPhone tersebut tidak dibayarkan pajaknya. Jadi, ketika ada perorangan membawa masuk iPhone dari luar negeri, kemudian membayarkan pajaknya, perangkat tersebut termasuk legal. Dengan membayar pajak, iPhone tersebut bakal didaftarkan IMEI-nya ke database pemerintah.
Nah, jika kamu membeli iPhone bekas atau iPhone dari individu, ada baiknya mengecek IMEI terlebih dahulu melalui https://imei.kemenperin.go.id/. Nomor IMEI bisa kamu temukan dengan menggunakan cara-cara di atas. Jika terdaftar, langsung saja beli. Jika tidak, sebaiknya batalkan saja pembelian.
Baca Juga: Ungkap Rahasia Promil untuk Pasangan Suami Istri, Dokter Zaidul Akbar: Bukan dari Makanan!
2. Bukan hanya iPhone
Ponsel yang akan terdampak oleh regulasi IMEI ini bukan hanya iPhone, melainkan semua model ponsel dari semua produsen. Bahkan, belum tentu semua varian model ponsel yang sudah diimpor secara resmi juga dijual secara resmi.
Misalnya saja Xiaomi Mi A2. Model ponsel yang satu ini sejatinya resmi diimpor dan dijual di Indonesia. Namun, hanya varian dengan RAM 4 GB dan media penyimpanan 32 GB serta 64 GB, yang dijual secara resmi. Sementara itu, varian 128 GB dan RAM 6 GB termasuk produk BM.
Jika kamu membeli varian yang tidak dijual resmi, ponsel tersebut akan terkena dampak pemblokiran saat regulasi IMEI diterapkan nanti. Tak hanya itu, kamu pun tak bisa menikmati garansi satu tahun di service center resmi brand yang bersangkutan.
3. Mendukung pemerintah
Pada dasarnya, pemerintah menerapkan peraturan untuk kebaikan bersama. Termasuk soal regulasi nomor IMEI ini. Bagaimana tidak? Maraknya pasar ponsel BM ternyata membuat negara merugi hingga triliunan rupiah. Kerugian tersebut diakibatkan oleh tidak adanya pembayaran pajak ke pemerintah.
Oleh karena itu, sebagai wujud dukungan kepada pemerintah, kita pun sebaiknya mengecek nomor IMEI ponsel masing-masing. Pastikan ponsel yang kamu beli memang sudah terdaftar secara resmi. Pastikan pula setiap transaksi yang kamu lakukan tidak merugikan negara.
Memang ada banyak smartphone menarik yang hanya tersedia di BM, misalnya Oneplus dan Google Pixel. Namun, dengan membeli model-model ponsel yang terdaftar secara resmi, kamu juga membantu para distributor. Selain itu, kamu juga bisa menikmati garansi yang mereka janjikan serta layanan purnajual penuhnya.***
Artikel Terkait
Realme 10 Series Bakal Rilis Bulan Depan: Performa, Desain, dan Tampilan Makin Menawan
Akun WA di HP Smartphone Anda Dibajak? Atasi dengan Cara Mudah Berikut Ini
Seputar WhatsApp! Mau Tahu Siapa Saja yang Sering Kepoin Profil WA Anda? Begini Cara Mudahnya
Enggak Pakai Ribet, Begini Cara Mengetahui Status BPJS Kesehatan via WA, Informasi Seputar WhatsApp!
Jangan Meleng, Cek Gadget Pasanganmu! Daftar Aplikasi Penyadap WhatsApp, Bisa Sadap WA di HP Smartphone dan PC