2. Masalah packing head silinder
Selain tutup radiator rusak, packing head bocor juga dapat mengakibatkan air radiator motor bergejolak hingga mengeluarkan buih.
Cairan radiator pun bisa merembes keluar.
Imbasnya, suhu mesin meningkat sehingga motor kamu bisa mengalami overheat.
Salah satu cara untuk menghindarinya yaitu dengan mengganti paking head dengan bahan yang lebih bagus, misalnya tembaga.
Baca Juga: Begini Cara Memperpanjang Usia Pakai Rantai pada Sepeda Motor
3. Cairan radiator coolant jarang diganti
Sejatinya, air radiator harus diganti secara berkala. Hal ini harus dilakukan agar mesin tidak rusak dan juga menghindari kejadian air radiator motor berbuih.
Air radiator motor sebaiknya dikuras dan diganti saat motor sudah mencapai 24.000 km.
Namun, jika kamu hidup di Jakarta dan harus menyapa kemacetan ibukota setiap harinya,
sebaiknya kamu mengeceknya saat motormu sudah mencapai 10.000 km. Pasalnya, kemacetan tetap membuat mesin bekerja ekstra meski tidak jalan.
Baca Juga: Manfaatkan Fitur Canggih Riding Mode Disematkan pada Honda CBR250RR
4. Selang radiator bocor
Penyebab air radiator motor berbuih selanjutnya adalah kebocran pada selang radiator.
Komponen ini berperan sebagai saluran sirkulasi cairan pendingin pada radiator.
Artikel Terkait
Ternyata Merawat Knalpot itu Mudah, agar Kondisi Mesin Motor Tetap Prima
Inilah Fungsi Fuse Pada Sepeda Motor dalam Pengamanan Kelistrikan
Kenali Dulu Ciri Kampas Kopling yang Sudah Aus, Begini Caranya
Ternyata Inilah Manfaat dari Memanaskan Sepeda Motor Sebelum Dikendarai
Kenali Ternyata Inilah Fungsi Minyak Rem pada Sepeda Motor
Manfaatkan Fitur Canggih Riding Mode Disematkan pada Honda CBR250RR
Begini Cara Memperpanjang Usia Pakai Rantai pada Sepeda Motor
Kelebihan Servise Kendaraan di AHASS Bengkel, Biaya Gratis Jika Hasil Servis Belum Beres
Begini Tips Membuat Motor Lebih Irit Bahan Bakar, Lakukan Perawatan pada Bagian ini
VR46 Unveiling: Kembali dengan Warna Klasik