Kedalaman minimum yang disarankan umumnya adalah 3 mm untuk keamanan optimal, meskipun batas legal bisa lebih rendah (misalnya 1,6 mm di beberapa negara).
Periksa setiap kali Anda memeriksa tekanan ban.
3. Periksa Kondisi Fisik Ban
Kerusakan pada dinding samping atau tapak dapat menyebabkan kegagalan ban secara tiba-tiba.
Caranya cari tanda-tanda kerusakan seperti retakan, benjolan (bulges), tusukan, atau benda asing yang menancap di tapak ban.
Baca Juga: Jalan Pintas Dongkrak Perfoma Motor dengan Cara Remap Ecu Motor
Lakukan pemeriksaan visual cepat setiap kali Anda menggunakan kendaraan.
4. Lakukan Rotasi Ban Secara Berkala
Rotasi (memindahkan posisi ban secara teratur) membantu memastikan keausan yang merata pada semua ban, memaksimalkan umur pakainya.
Baca Juga: Cara Mudah Membuka Setting Bawaan Sepeda Motor Melalui Remap Ecu Motor
Umumnya disarankan setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer, atau sesuai jadwal perawatan pabrikan kendaraan Anda.
Dengan mematuhi rutinitas pemeriksaan ini, Anda dapat memperpanjang umur ban, memastikan perjalanan yang lebih aman, dan menghindari biaya perbaikan yang tidak terduga.***
Artikel Terkait
CFMOTO 675SR-R Hadirkan Motor Sporty Triple-Silinder 675 cc Tetap Nyaman Jadi Motor Harian
Daihatsu Rocky Adopsi Konsep Hybrid Mirip Mobil Listrik
Perlu Diperhatikan Jika Memilih Aksesori harus Sesuai dengan Spek Mobil
Inilah Sejumlah Fungsi Antena Sirip Hiu di Mobil Tak Sekedar Menangkap Sinyal Radio
Perlu Pahami, Ternyata Terdapat Efek Buruk Kesalahan Lakukan Remap Ecu Motor
Cara Mudah Membuka Setting Bawaan Sepeda Motor Melalui Remap Ecu Motor
Jalan Pintas Dongkrak Perfoma Motor dengan Cara Remap Ecu Motor
Ini Akibatnya Jika Kebiasaan Mengisi Bensin Mobil Sampai Penuh
Perlu Diketahui Jika Knalpot Mobil Keluar Air di Pagi Hari, Ternyata Pertanda Ini
Inilah Keuntungan Jika Beli Kendaraan dengan Harga Off The Road, Meski Sedikit Rumit