Piala Dunia 2022 Qatar, Direktur Komunikasi FIFA Bryan Swanson Sebut Bukan Cuma Dirinya yang Gay

photo author
Dwi Muksin Yulianto, Klik Read
- Minggu, 20 November 2022 | 15:30 WIB
Direktur Komunikasi FIFA Bryan Swanson menyebut dirinya gay saat konferensi pers Piala Dunia 2022 Qatar. (Dok Daily Star)
Direktur Komunikasi FIFA Bryan Swanson menyebut dirinya gay saat konferensi pers Piala Dunia 2022 Qatar. (Dok Daily Star)

KLIKREAD- Bryan Swanson, Direktur Komunikasi FIFA, menggemparkan suasana konferensi pers Piala Dunia 2022 Qatar dengan pernyataan bahwa dirinya gay.

Dalam konferensi pers Piala Dunia 2022 di Qatar, Bryan Swanson juga menyebut dirinya gay seperti banyak rekan lainnya di FIFA. Dirinya juga mengaku selalu merasa didukung oleh rekan-rekannya.

Bryan Swanson, yang buka-bukaan soal orientasi seksualnya sebagai gay dalam konferensi pers Piala Dunia 2022 di Qatar, juga mengaku telah mendapat dukungan dari Presiden FIFA Gianni Infantino.

Baca Juga: Spesifikasi HP Smartphone Rp1 Jutaan Idola Pelajar, Realme Narzo 50, Infinix Hot 12 Play, dan Samsung A04s

Terkait hal itu, LGBT menjadi isu hangat pada turnamen sepak bola terbesar di dunia itu. Beberapa negara peserta mengecam komentar soal homoseksual yang dilontarkan Khalid Salman, Duta Piala Dunia 2022 Qatar.

Khalid Salman menyebut homoseksual sebagai perbuatan haram. Dia meminta para fans yang datang ke Qatar untuk menghormati yang ada di negara tersebut.

FIFA mendukung apa yang berlaku di Qatar selaku tuan rumah. Presiden FIFA Gianni Infantino meminta para kontestan untuk mematuhi aturan yang ada serta menegaskan Piala Dunia 2022 sebagai momentum persatuan.

“Saya telah berbicara banyak dengan para pemimpin dan semua orang diterima. Pendapat satu atau dua bukanlah opini sebuah negara,” kata Infantino dalam konferensi pers di Qatar pada Sabtu, 19 November 2022.

Baca Juga: Lirik Lagu dan Chord Itu Aku – Sheila on 7: Cobalah Aku Kapan Engkau Mau

Menurut Infantino, hal tersebut merupakan persyaratan yang akan dipenuhi. Aturannya ada, seperti yang terjadi di Swiss pada 1954.

“Apakah kita jadi diam saja di rumah dan mengkritik orang Arab karena mereka tidak mengizinkan gay di depan umum? Tidak, Anda harus melalui proses. Pintu mulai terbuka. Saya minta kita mencoba bersatu, ini bukan perang,” ungkap Infantino.

Ia juga menyebut bahwa kota-kota di Qatar terbilang indah dan orang-orangnya bahagia.

Pernyataan Infantino didukung Direktur Komunikasi FIFA Bryan Swanson. Dia bahkan terang-terangan menyebut dirinya gay dan tetap diterima semua kalangan di FIFA.

“Saya telah menghabiskan beberapa waktu di sisi Gianni. Bekerja bersama Infantino dan saya selalu merasa didukung dan dibantu. Saya gay seperti banyak rekan lainnya di FIFA dan saya selalu merasa didukung,” kata Swanson pada konferensi pers dilansir dari Marca.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi Muksin Yulianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Belanda Bangkit, Taklukkan Norwegia 2-1

Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:41 WIB

Cristian Romero Diburu Tiga Raksasa Spanyol

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

Marc Marquez Kesal, Emosi Meledak di Brasil

Rabu, 25 Maret 2026 | 19:58 WIB

Ducati Yakin Gresini Tetap Bertahan di MotoGP

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:15 WIB
X